Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Pengamat: Golkar Bakal Bikin Poros di Luar Gerindra-PDIP dan Airlangga Jadi Capres

KAMIS, 12 MEI 2022 | 10:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Poros koalisi politik Pilpres 2024 kemungkinan akan dibangun sendiri oleh Partai Golkar tanpa harus mengekor pada partai besar lainnya. Ini lantaran Golkar memiliki modal konstituen dan figur capres yang kompeten.

Begitu analisa Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, menanggapi silaturahmi politik Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam pertemuan Airlangga dengan AHY, Adi melihat satu peristiwa menarik yang ditunjukkan partai besutan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY. Yakni, melirik Golkar sebagai partai koalisi pemerintahan Jokowi yang potensial diajak kerja sama.


"Agak relatif baru memang Demokrat dengan Golkar. Karena selama ini Demokrat kan kelihatan menjaga jarak dengan partai koalisi pemerintah, justru sangat terlihat misalnya lebih mesra ke PKS. Tapi ini silaturahminya ke Golkar," ujar Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/5).

Keterbukaan Demokrat kepada Golkar jelang Pilpres 2024 ini, dimaknai Adi Prayitno sebagai posisi strategis partai berlambang pohon beringin yang tak bisa dinilai kaleng-kaleng.

"Ini yang saya sebut bahwa Golkar sebagai partai pemilu kedua tentu tidak mau kehilangan momentum politik tentang kemungkinan mereka bisa jadi aktor penting di Pilpres 2024," tuturnya.

Selain unggul dari segi elektabilitas, dosen politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga melihat konsistensi elite-elite Golkar mengusung ketumnya Airlangga Hartarto sebagai capres 2024.

"Dengan siapapun judulnya (koalisinya), bagi Golkar Airlangga adalah harga mati dan harus mendapatkan proporsi yang cukup rasional terkait dengan pencapresan," katanya.

"Makanya pertemuan-pertemuan Airlangga dengan siapapun ramai. Pertemuan dengan Nasdem ramai, dengan AHY ramai. Kemungkinan mereka membuat poros sendiri di luar poros Gerindra dan PDIP," demikian Adi Prayitno.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya