Berita

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana saat tiba di Washington DC, Amerika Serikat/Net

Politik

Tak Ada Sambutan untuk Jokowi, AS Tak Percaya dengan Pemerintah Indonesia?

KAMIS, 12 MEI 2022 | 10:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo tak mendapat sambutan khusus saat mendarat di Amerika Serikat (AS), baik oleh pejabat maupun Presiden Joe Biden. Ini seolah menunjukkan ketidakpercayaan AS kepada pemerintahan Indonesia di era Jokowi.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, kepergian Jokowi ke Negeri Paman Sam itu diyakini untuk mencari dukungan AS agar G20 berjalan dengan optimal.

"Namun tentu hal tersebut sudah dicap dan dianggap oleh AS sebagai suatu yang sia-sia karena pemerintah Indonesia dianggap mengabaikan keinginan AS, yaitu tidak mengundang (Vladimir) Putin pada acara G20 mendatang," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/5).


Akibatnya, menurut Saiful, AS pun meradang kepada Jokowi. Sehingga menjadi alasan kenapa Jokowi seolah diabaikan saat berkunjung ke AS.

"Saya kira Indonesia sampai mengemis dukungan kepada AS, sampai-sampai acara kepresidenan tidak disambut satupun oleh pejabat AS," kata Saiful.

Dengan tidak disambutnya Jokowi oleh pejabat di AS, lanjut Saiful, menunjukkan betapa rendahnya harkat dan derajat negara Indonesia di hadapan AS.

"Padahal kita sudah berupaya gagah dengan menampilkan kemewahan, namun hal tersebut tidak dipandang oleh Pemerintah AS, terbukti dengan tidak ada pejabat AS yang memberikan sambutan pada saat kedatangan Jokowi tersebut," terang Saiful.

Dengan sikap itu, kata Saiful, harusnya dijadikan cambuk bagi pemerintah untuk berpikir dan mencari alasan hal tersebut sampai terjadi.

"Kalau tahu seperti itu, untuk apa sewa pesawat mewah sampai membawa pejabat yang diandalkan yaitu Luhut dan Lutfi. Saya kira semakin mempermalukan negara kita di hadapan internasional," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya