Berita

Kunjungan Prabowo Subianto ke kediaman pribadi Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat saat libur Lebaran 1443 hijriah/Ist

Politik

Diyakini, Megawati Restui Batu Tulis II Usai Disambangi Prabowo di Momen Idulfitri

SELASA, 10 MEI 2022 | 20:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Momentum silaturahmi lebaran 1443 hijriah Prabowo Subianto kepada Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat tidak bisa dimaknai biasa saja.

Sebab, menurut pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, momen silaturahmi lebaran itu menguatkan spekulasi pasangan Prabowo-Puan akan terwujud.

Lebih lanjut Jamiluddin mengatakan, kedatangan Prabowo itu juga bisa dimaknai ingin menagih janji Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang pernah terikat dalam perjanjian yang dikenal luas “Perjanjian Batu Tulis”.


Jika Perjanjian Batu Tulis jilid II ini terwujud maka, Megawati harus menyandingkan anaknya Puan Maharani mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang.
"Indikasi itu dapat dilihat dari lengkapnya pendamping Prabowo ketika sowan ke Megawati. Setidaknya Prabowo didampingi Sekjennya,” ucap Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/5).

Pada poin ketujuh Perjanjian Batu Tulis, menyatakan Megawati Soekarnoputri mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden tahun 2014, namun nyatanya Mega mendukung Joko Widodo.

Sementara di kediaman Megawati, tambah mantan Dekan FIKOM IISIP ini sudah menunggu Sekjen PDIP Hasto Kristyanto dan Menpan Tjahjo Kumolo.

Ditambah, dua anaknya yakni Puan dan Prananda, turut mendampingi. Hal ini, menguatkan spekulasi bahwa Prabowo akan bersanding dengan Puan di 2024 mendatang.
"Itu artinya, bagi Megawati sowannya Prabowo tak sekedar untuk berlebaran. Hal yang sama tampaknya juga berlaku bagi Prabowo,” katanya.

"Jadi, di hari nan suci, bisa saja antara Megawati dan Prabowo menyepakati pasangan Prabowo-Puan. Pasangan ini coba diwujudkan untuk merealisasikan perja jian Batu Tulis yang tertunda,” demikian Jamiluddin.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya