Berita

Ketua DPP Bidang Kesehatan Partai Nasdem, Okky Asokawati/Net

Politik

Nasdem Minta Pemerintah Gerak Cepat Tangani Kemunculan Kasus Hepatitis Akut Berat

SENIN, 09 MEI 2022 | 17:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta bertindak cepat dalam merespons persoalan kasus hepatitis akut yang diduga telah menyerang sejumlah anak. Respons cepat dibutuhkan untuk memberi ketenangan kepada  masyarakat dan menjadi tindakan preventif atas munculnya penyakit tersebut.

"Salah satu respons cepat itu, komunikasi publik pemerintah dalam menanggapi Hepatitis akut ini harus satu narasi yang solid, sistemik dan terukur, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah,” kata Ketua DPP Bidang Kesehatan Partai Nasdem, Okky Asokawati, Senin (9/5).

Menurut Okky, selain persoalan komunikasi, langkah edukasi yang sifatnya preventif dapat ditingkatkan dengan menggandeng berbagai stakeholder di masyarakat. Langkah itu bisa dilakukan sembari menunggu perkembangan terkini mengenai Hepatitis akut di Indonesia.


"Pemerintah harus segera melakukan konsolidasi dengan melibatkan dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam serta unit pendidikan dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SLTA dengan melibatkan Kementerian Pendidikan Nasional untuk meningkatkan aspek pencegahan,” ucapnya.

Mantan anggota Komisi Kesehatan DPR RI dua periode itu menyebutkan, dalam menangani kasus penyebaran Hepatitis Akut, pemerintah dapat belajar ketika melakukan penanganan kasus Covid-19 pada tahun 2020 lalu. Semua dilakukan agar dapat lebih mengedepankan aspek preventif dalam merespons keberadaan Hepatitis Akut.

"Temuan kasus Hepatitis akut di sejumlah negara termasuk dugaan yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia harus dijadikan bahan dalam merumuskan kebijakan publik di bidang kesehatan," sebut Okky.

Dirinya juga mengingatkan, pemerintah harus belajar dari dinamika dalam perumusan kebijakan saat merespons pandemi Covid-19 lalu. Menurut dia, sikap preventif jauh lebih baik dilakukan untuk mengurangi ekses ekstrem yang muncul.

"Sikap preventif dan terukur harus dikedepankan sembari memberi informasi yang tepat ke publik. Ketenangan publik juga menjadi aspek penting dalam merespons keadaan saat ini,” demikian Okky.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya