Berita

Cuplikan video pidato Presiden Zelensky yang menampilkan dirinya pada rekaman hitam putih, Minggu (8/5) /Net

Dunia

Analogikan Invasi Rusia dengan Nazi pada PD2, Zelensky: Kejahatan Telah Kembali

MINGGU, 08 MEI 2022 | 20:28 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Menganalogikan invasi Rusia terhadap Ukraina dengan Nazi Jerman pada Perang Dunia ke II (PD2), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa "Evil has returned" ke Eropa.

“Beberapa dekade setelah PD2, kegelapan telah kembali ke Ukraina. Ini menjadikan dunia ini, hitam dan putih lagi (kembali ke masa lalu),” kata Zelensky dalam pidato memperingati PD2, dikutip AFP pada Minggu (8/5).

"Kejahatan telah kembali, dengan seragam yang berbeda, di bawah slogan yang berbeda, tetapi untuk tujuan yang sama," tambahnya.


Ia kemudian menunjukkan rekaman arsip PD2 dengan invasi Rusia ke Ukraina dalam warna hitam putih.

Pemimpin Ukraina itu menuduh Rusia menerapkan rekonstruksi berdarah Nazisme, di negaranya menggunakan gagasan tindakan, kata-kata dan simbol.

Dia mengatakan tentara Moskow meniru kekejaman Nazi dan memberikan pembenaran yang bertujuan untuk memberikan kejahatan dengan dalih tujuan suci.

Zelensky mengimbau negara-negara Eropa termasuk Inggris, Prancis dan Belanda, dengan menyamakan pemboman Nazi di kota-kota mereka dengan serangan Rusia di pusat-pusat perkotaan di Ukraina.

Baik Ukraina maupun Rusia menyamakan tindakan tentara pihak lain dengan tindakan Nazi Jerman, yang kekalahannya nyata oleh Uni Soviet pada 1945.
Ukraina diserbu oleh Rusia pada akhir Februari dan Moskow mengklaim operasinya sebagian untuk ‘mendenazifikasikan’ negara itu.

Sebelumnya pada Sabtu, Presiden Rusia Vladimir Putin bersumpah dalam sebuah pidato peringatan 77 tahun kekalahan Nazi Jerman, menyatakan “seperti pada tahun 1945, kemenangan akan menjadi milik Rusia”.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya