Berita

Pesawat F-16 Angkatan Udara Taiwan/Net

Dunia

China Kerahkan 18 Jet Tempur Ke Perbatasan Udara Taiwan, AU Taiwan Gercep Mengusir

SABTU, 07 MEI 2022 | 03:19 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Tidak lama dari peringatan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida terkait keagresifan China terhadap Taiwan bisa memicu situasi Ukraina kedua di Asia, China kerahkan 18 jet tempur ke perbatasan Taiwan.

Merespons kejadian itu, Angkatan Udara Taiwan bergegas pada Jumat (6/5) untuk memperingatkan 18 pesawat China yang memasuki zona pertahanan udaranya.

Kementerian Pertahanan Taiwan, mengatakan itu merupakan bagian dari pola serangan reguler yang sering membuat pemerintah di Taipei geram.


Tidak ada tembakan yang dilepaskan dan pesawat China tidak terbang di wilayah udara Taiwan, tetapi di Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ), area yang lebih luas dipantau dan patroli Taiwan untuk memberikan lebih banyak waktu dalam menanggapi setiap ancaman udara pulau itu.

Menurut laporan Kemenhan Taiwan dikutip oleh Channel News Asia, Jumlah pesawat yang terlibat saat ini jauh lebih sedikit dari serangan skala besar terakhir, yakni 39 pesawat China pada 23 Januari. Sejak itu, kejadian semacam itu dilakukan dengan pesawat yang jauh lebih sedikit.

Mereka mengatakan kali ini terdapat enam jet J-11, enam jet J-16, serta dua pembom H-6 buatan China.

Tidak ada komentar langsung dari Kementerian Pertahanan China hingga saat ini.

Taiwan, yang diklaim oleh China sebagai wilayahnya sendiri, telah mengeluhkan kejadian serupa yang berulang kali dilakukan oleh pesawat China selama dua tahun terakhir ini.

Taiwan saat ini dalam keadaan siaga tinggi karena mereka khawatir China dapat menggunakan invasi Rusia ke Ukraina untuk membuat langkah militer serupa di pulau itu, meskipun pemerintah Taipei belum melaporkan tanda-tanda bahwa Beijing akan menyerang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya