Berita

Menteri Pertahanan Peter Dutton

Dunia

Persiapan Perang, Australia Bangun Kapal Selam Tak Berawak dan Datangkan Rudal Anti Pesawat dari Amerika

JUMAT, 06 MEI 2022 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah merosotnya hubungan diplomatik antara Beijing dan Canberra, Australia dilaporkan akan membangun kapal selam tak berawak.

Saat mengumumkan rencana tersebut pada Kamis (4/5), Menteri Pertahanan Peter Dutton mengatakan bahwa Australia harus bersiap perang.

"Australia sedang berusaha untuk membangun kemampuan perang bawah laut robotik otonom baru,” kata Dutton, mengumumkan program baru untuk mengembangkan drone bawah air untuk angkatan laut, seperti dikutip dari RT, Kamis (4/5).


Proyek ini akan didanai bersama oleh Kementerian Pertahanan dan anak perusahaan Australia dari Anduril, sebuah perusahaan yang bermarkas di AS yang bekerja di bidang perang otonom.

“Defence dan Anduril Australia akan mendanai bersama program untuk merancang, mengembangkan, dan memproduksi Extra Large Autonomous Undersea Vehicles (XLAUV) di Australia untuk penilaian kemampuan dan pembuatan prototipe,” kata Dutton dalam sebuah pernyataan.

XLAUV adalah kapal robot tanpa awak mutakhir. Mereka berkemampuan siluman, multi-peran, kemampuan bawah laut, biasanya antara 10-30 meter, dengan kapasitas untuk membawa berbagai muatan militer jarak jauh.

Menhan Dutton menjelaskan, drone kapal selam tersebut diharapkan untuk melengkapi dan meningkatkan kelincahan dan potensi kapal selam angkatan laut saat ini dan kekuatan kombatan permukaan di kawasan Indo-Pasifik.

"Kapal-kapal itu juga diharapkan memberi pasukan itu opsi misi inovatif karena mereka akan menjadi masalah bawah laut yang mengganggu dan sulit bagi musuh mana pun," katanya.

Dutton mengatakan program penelitian dan pengembangan diharapkan berjalan selama tiga tahun ke depan, menghasilkan tiga prototipe kapal selam drone dan pada akhirnya menghasilkan XLAUV yang siap manufaktur.

Selain mengembangkan drone bawah permukaan, Dutton mengatakan bahwa militer Australia juga akan membeli drone buatan AS, Evolved Sea Sparrow Missile (ESSM) Block 2.

Ini adalah rudal anti-pesawat angkatan laut modern, yang dirancang khusus untuk mencegat rudal anti-kapal manuver supersonik, serta target udara lainnya.

"Gelombang pertama rudal telah tiba di Australia untuk integrasi awal dan tujuan pengujian," kata Dutton.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya