Berita

Polisi saat mengatur lalu lintas di Lamongan/RMOLJatim

Presisi

Antisipasi Kemacetan di Masa Lebaran, Polres Lamongan Terapkan Mantra

JUMAT, 06 MEI 2022 | 00:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lebaran memunculkan peningkatan volume arus lalu lintas di berbagai daerah tanpa terkecuali. Seperti yang terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, saat masyarakat melakoni libur lebaran tahun ini.

Nah, dalam rangka mencegah kemacetan lalu lintas di jalur nasional, Polres Lamongan memberlakukan Mantra (Manual Traffic Arrangement). Ini adalah solusi pengaturan lalu lintas tanpa traffic light.

Traffic light merupakan alat bantu pengaturan lalu lintas melalui kajian terlebih dahulu, sedangkan saat lebaran ini dibutuhkan satu pengambilan keputusan yang cepat melihat situasi dan kondisi di lapangan.


"Mantra ini merupakan langkah Polres Lamongan dan merupakan salah satu bentuk diskresi kepolisian untuk kemaslahatan bersama, karena petugas bisa mengambil keputusan mana yang perlu untuk diprioritaskan sehingga arus lalu lintas dapat berjalan lancar," terang Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana, dikutip Kantor Berita RMOLjatim, Kamis (5/5).

Peningkatan arus lalu lintas memang telah diprediksi pada hari ketiga lebaran. Maka dari itu Polres Lamongan telah menyiagakan patroli urai kemacetan yang dinamakan Patroli Cekal (Cegah Kemacetan dan Kecelakaan Lalu Lintas).

"Melalui petunjuk bapak Kapolres, satlantas Polres Lamongan menyiagakan tim Patroli Cekal dan penebalan personel satlantas serta mempersiapkan rekayasa jalan yang sesuai seperti terminal sementara babat, mantra, buka tutup arus," ucap Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Aristianto.

Dia meminta masyarakat bisa mengikuti petunjuk dan arahan dari petugas kepolisian di lapangan agar tercipta kamseltibcar lantas yang kondusif.

"Jangan mengemudi dalam keadaan lelah dan dapat beristirahat di pos pos yang telah disiapkan oleh Kepolisian," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya