Berita

Presiden RI, Joko Widodo kembali disorot soal sikap yang kontras dengan imbauannya dalam halalbihalal Lebaran/Ist

Politik

Imbau Tanpa Makan Minum saat Halalbihalal Tapi Suguhi Prabowo Opor Ayam, Jokowi Makin Terbukti sebagai "Man of Contradiction"

KAMIS, 05 MEI 2022 | 00:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebutan "Man of Contradiction" yang disematkan pengamat luar negeri kepada Presiden Joko Widodo kembali mencuat saat perayaan Idulfitri 1443 Hijriah atau 2022 Masehi ini. Mengimbau masyarakat untuk tidak makan dan minum saat halalbihalal, Jokowi justru suguhi opor ayam saat disambangi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi pun merasa heran dengan imbauan Presiden Jokowi soal tanpa ada makan dan minum bersama saat halalbihalal Lebaran.

"Semoga saja itu imbauan hanya guyonan. Kalau tidak, kan lucu. Orang lebaran tanpa makan dan minum, kan puasa sudah selesai kok enggak boleh makan dan minum saat halalbihalal? Aneh dan lucu," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/5).


Yang lebih lucu lagi, kata Muslim, imbauan itu ternyata dilanggar sendiri oleh Presiden Jokowi saat memberikan santapan opor ayam ketika didatangi Menhan Prabowo pada hari pertama Idulfitri 1443 Hijriah, Senin (2/5).

"Jadi sikap Jokowi itu membenarkan pengamat luar negeri sebagai 'Man of Contradiction', manusia sengketa. Gimana ya, sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, dan presiden dianggap manusia sengketa?" pungkas Muslim.

Saat melakukan rapat terbatas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Istana Merdeka, Jakarta, bersama para menteri pada Senin lalu (18/4), Presiden Joko Jokowi memberi catatan soal acara halalbihalal yang dilakukan masyarakat di momen lebaran.

Catatan itu adalah agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan diimbau untuk tidak ada makan minum saat halalbihalal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya