Berita

Wahana drop-tower/Net

Dunia

Remaja 14 Tahun Asal Florida Tewas Terjatuh dari Wahana Setinggi 130 Meter

RABU, 04 MEI 2022 | 14:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nasib malang menimpa seorang remaja laki-laki 14 tahun di Missouri yang tewas karena terjatuh dari wahana drop-tower setinggi 130 meter di distrik wisata Florida tengah. Penyelidikan menyebtukan ia tergelincir dari tempat duduknya hingga terjatuh ke tanah.

Seorang saksi bernama Tire Sampson yang menyaksikan kecelakaan pada 24 Maret lalu itu mengatakan kepada pihak berwenang bahwa remaja itu tampaknya jatuh dari tempat duduknya ketika posisi wahana Free Fall melewati pita reflektif kuning di tengah menara.

Perjalanan wahana itu mencapai kecepatan 120 kilometer, menurut laporan insiden Kantor Sheriff Orange County yang dirilis melalui permintaan catatan publik.


"Ketika remaja itu jatuh ke tanah, dia tampak bernapas tetapi tidak responsif, kata Leon Howard, ayah seorang teman korban kepada para deputi, seperti dikutip dari AP, Rabu (4/5).

Teman korban, Leon Howard memberi tahu para petugas bahwa di puncak wahana, yang lebih tinggi dari Patung Liberty, Sampson menjadi gugup dan menutup matanya sampai wahana itu berhenti.

"Penyelidikan atas kematian Sampson sedang berlangsung, dan laporan serta panggilan 911 dirilis Selasa karena telah ditinjau dan diedit untuk dirilis," kata kantor sheriff dalam sebuah email.

Penyelidik pembunuhan berpartisipasi dalam penyelidikan, menurut laporan itu.

Sebuah laporan awal oleh insinyur luar yang disewa oleh Departemen Pertanian Florida mengatakan sensor pada kendaraan telah disesuaikan secara manual untuk menggandakan ukuran bukaan untuk penahan di dua kursi, sehingga Sampson tidak diamankan dengan benar sebelum dia tergelincir dan jatuh.

Pekan lalu, orang tua Sampson menggugat pemilik, produsen, dan pemilik wahana tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka lalai dan gagal menyediakan wahana hiburan yang aman. Gugatan itu mengatakan para terdakwa gagal memperingatkan Sampson tentang risiko seseorang seukurannya akan naik dan bahwa mereka tidak memberikan sistem pengendalian yang tepat.

"Investigasi Sheriff hanya menegaskan betapa tragisnya kecelakaan ini yang merenggut nyawa Tyre," kata Michael Haggard, pengacara ibu Sampson, Nekia Dodd dalam email Selasa.

"Itu adalah insiden yang benar-benar dapat dicegah yang seharusnya tidak pernah terjadi, tetapi karena kelalaian mutlak dari semua yang terlibat," katanya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya