Berita

Presiden Emmanuel Macron/Net

Dunia

Dua Jam Berbicara dengan Putin di Telepon, Macron Terus Membujuk agar Perang Dihentikan

RABU, 04 MEI 2022 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prancis terus menyerukan perdamaian dalam upayanya agar Rusia menghentikan perangnya di Ukraina.

Dalam panggilan telepon selama dua jam dengan Presiden Vladimir Putin, Presiden Emmanuel Macron menekankan perlunya gencatan senjata dan mengingatkan konsekuensi yang harus ditanggung atas perang tersebut.

"Saya telah meminta Rusia untuk memenuhi tanggung jawab internasionalnya sebagai anggota Dewan Keamanan PBB dengan mengakhiri serangan yang menghancurkan ini,” kata Macron dalam sebuah pernyataan, seperti yang disiarkan Istana Elysee pada Selasa (3/5), seperti dikutip dari Aljazeera.


Macron juga meminta Putin untuk memulai kembali evakuasi di Pabrik Azovstal yang terkepung. Sejauh ini pabrik tersebut menjadi tempat perlindungan bagi warga Ukraina di Mariupol yang diduduki Rusia.

Namun, agaknya percakapan telepon kedua pemimpin -yang pertama sejak Macron terpilih kembali pada 24 April- tidak memuaskan, tetapi ia mengatakan bahwa akan ada pertemuan puncak antara Putin dan Presiden AS Joe Biden.

Macron telah mengadakan beberapa panggilan dengan Putin sejak pecahnya perang dengan Ukraina pada 24 Februari.

Dia juga mengadakan pertemuan tatap muka dengan Putin di Moskow sebelum perang dimulai. Dia adalah salah satu dari sedikit pemimpin barat yang mempertahankan dialog berkelanjutan dengan Putin dalam upaya membujuknya untuk menerapkan gencatan senjata.

Menurut media setempat, sebelum percakapan dengan pemimpin Rusia, kepala negara Prancis bertemu di Istana Elysee dengan mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy untuk mendiskusikan beberapa topik yang akan dibahas bersama Putin.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya