Berita

Aksi unjuk rasa memperingati May Day atau Hari Buruh di Paris, Prancis pada 1 Mei 2022/Net

Dunia

May Day Rusuh, Pengunjuk Rasa di Paris Minta Macron yang Baru Menang Pilpres Mundur

SENIN, 02 MEI 2022 | 08:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

May Day atau Hari Buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei berakhir rusuh di Paris, Prancis. Polisi menembakkan gas air mata ketika bentrokan pecah pada Minggu (1/5).

Ribuan pengunjuk rasa mengikuti aksi pawai Hari Buruh di seluruh Prancis. Mereka kompak menyerukan kenaikan gaji dan menolak kebijakan baru pemerintahan Presiden Emmanuel Macron yang menaikkan usia pensiun.

Aksi di sebagian besar wilayah berlangsung damai. Tetapi bentrokan terjadi di Paris, dengan polisi menangkap 45 orang pemicu keributan.


Berbicara selama konferensi pers, Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin menatakan bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi pecah di dekat La Republique Square dan La Nation Square. Delapan petugas polisi terluka selama insiden tersebut.

The National melaporkan, kelompok anarkis "Black Bloc" merangsek masuk restoran cepat saji McDonald's di Place Leon Blum dan menghancurkan beberapa toko di sekitar.

Darmanin mengatakan, terdapat sekitar 250 aksi unjuk rasa di Paris dan kota-kota lain, termasuk Lille, Nantes, Toulouse, dan Marseille.

Secara keseluruhan, lebih dari 20 ribu orang ikut serta dalam aksi tersebut. Mereka juga mendorong agar Macron yang baru memenangkan jabatan keduanya untuk segera mundur.

Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "Pensiun Sebelum Arthritis," "Pensiun di 60, Harga Beku", dan "Macron, Keluar".

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya