Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (30/4)/Ist

Presisi

Kepadatan di Pelabuhan Merak Bisa Diurai, Kapolri: Alhamdulillah

MINGGU, 01 MEI 2022 | 00:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Sabtu sore tadi (30/4) memantau langsung arus mudik di Tol Jakarta Merak hingga kondisi di Pelabuhan Merak yang sempat padat. Dia bersyukur, setelah dilakukan penanganan bersama stakeholder terkait, kepadatan di jalan maupun di Pelabuhan Merak sudah terurai.

“Alhamdulillah per sore tadi dan malam ini kepadatan di Pelabuhan Merak sudah terurai,” ujar Sigit kepada wartawan, Sabtu malam (30/4).

Sigit mengatakan, kepadatan di Pelabuhan Merak bisa terurai karena adanya penambahan pelabuhan untuk mudik yakni Pelabuhan Indah Kiat dan Pelabuhan Ciwandan. Penambahan dua pelabuhan ini serta kerja keras petugas kepolisian dan jajaran terkait di lapangan menjadi kunci dalam mengatasi antrean kendaraan yang sempat mengular.


Sigit menyebut kapasitas normal di Pelabuhan Merak hanya menampung kurang lebih 19 ribu penumpang. Sehingga mau tak mau diperlukan rekayasa tambahan dan langkah dalam mencegah kepadatan. Di antaranya dengan penambahan kapal dan dermaga.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengimbau agar masyarakat yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni agar membeli tiket sebelum jalan. Sebab hal ini bisa mempercepat proses saat masuk ke pelabuhan.

"Kalau memang masih belum mudik maka pilihan melaksanakan reservasi tiket melalui aplikasi online jauh lebih bagus dan mempercepat pada saat loading. Namun demikian semuanya akan dilayani baik go show maupun reservasi," ucap Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini juga mengingatkan jajarannya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik. Selain itu, anggota diminta memberikan sosialisasi semua kebijakan dan menjawab apa yang menjadi kendala masyarakat.

"Kita harapkan di sisa waktu yang ada di H-2, H-1, dan H pelayanan bisa meningkat dan menjadi lebih baik. Dalam menghadapi arus balik kita juga harus mempersiapkan langkah ekstra dan rekayasa yang harus dilakukan di wilayah Bakauheni karena akan terbalik di sana padat dan diperlukan langkah-langkah khusus," tutup Sigit.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya