Berita

Mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli/Net

Politik

RR: Saya Pikir Bang Luhut Orangnya Gagah Berani, Ternyata Ngeles Juga

SABTU, 30 APRIL 2022 | 18:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Skenario penundaan pemilu yang menuai gelombang protes tertuju pada satu sosok menteri Presiden Joko Widodo, yakni Luhut Binsar Pandjaitan.

Gelagat Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan Investasi itu dikenali persis oleh mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli.

Pasalnya, Rizal memiliki pengalaman saat masih duduk di kursi kursi Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia di periode pertama Jokowi, bersama dengan Luhut yang waktu itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.


"Saya tahu cara kerja Luhut Pandjaitan, selalu cari orang bermasalah untuk dibikin bagian dari operasi itu," ujar Rizal dalam kanal Youtube Total Politik yang dikutip Sabtu (30/4).

Diceritakan lebih detail oleh mantan Kepala Bulog ini, modus operasi Luhut dalam menjalankan skenario politik terjadi dalam momen pergantian Ketua Umum Partai Golkar.

"Dia ngotot agar supaya Jokowi pilih (Setya) Novanto Ketua Umum Golkar," ungkap Rizal.

"Akhirnya Bang Luhut ajakin saya makan siang. 'Zal, lu bantuin dong, karena Jokowi pasti nanya sama lu nih kalau begini. Bantuin apa? Lu bantu dong lobi Jokowi supaya dukung Novanto jadi Ketum Golkar'. Gua bilang enggak mau," sambungnya menegaskan.

Dari pengalaman itu, Rizal menjadi memahami cara berpikir Luhut dalam bergerak. Termasuk dalam operasi kudeta konstitusi mengenai perpanjangan masa jabatan presiden melalui penundaan pemilu.

Sebagaimana yang telah diketahui publik, awal skenario penundaan pemilu dimainkan oleh Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Sosok ini, menurut Rizal, hanya dijadikan pion oleh Luhut yang baru ikut menggaungkan isu yang sama belakangan.

"Operasi politik itu menggunakan orang-orang yang bermasalah secara hukum," katanya.

Namun seiring muncul gelombang protes dari masyarakat di banyak kalangan, termasuk adanya aksi demonstrasi dari mahasiswa, Rizal justru melihat pion-pion politik Luhut tersebut mengungkap dalang dari skenario penundaan pemilu ialah Luhut.

"Karena tekanan publik yang luar biasa akhirnya pada ngaku bahwa yang nyuruh ini teman kita, Bang Luhut. Tapi Bang Luhut enggak berani, harusnya kan gentleman dong, katanya gagah berani? Ya ngakulah, memang aku kok otaknya, malah ngeles," sesalnya.

"Saya pikir teman saya Bang Luhut orangnya gagah berani, ternyata ngeles juga, kaya politisi kaleng-kalengan" imbuhnya menegaskan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya