Berita

Mantan Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli/Net

Politik

Akui Kedekatan dengan Cak Imin dan Zulhas, Rizal Ramli: Tapi Kalau Kelewat Batas, Gua Timpa Lu

SABTU, 30 APRIL 2022 | 16:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kegeraman tak bisa ditahan mantan Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, kepada Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PAN Zukkifli Hasan.

Dua sosok tersebut diketahui menjadi pihak yang memberikan sikap terbuka mendukung penundaan pemilu.

"Karena jangan lupa loh, partai seperti PKB, PAN hanya jadi partai hasil perjuangan reformasi, hasil perjuangan menegakkan demokrasi," ujar Rizal Ramli dalam kanal Youtube Total Politik yang dikutip Sabtu (30/4).


Pemilik akronim RR ini tak habis pikir dengan sikap dua sosok ketum partai berbasis Islam yang karib disapa Cak Imin dan juga Zulhas itu. Pasalnya, selama ini mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) ini cukup mengenal mereka.

"Kok hari ini Cak Imin (dan) Zul yang suka main ke rumah bikin malu melulu. Berjuang dong, tegakkan demokrasi, benarkan Indonesia, jangan ngedagel yang enggak lucu ini," tuturnya.

Maka dari itu, Rizal Ramli mewanti-wanti kepada Cak Imin dan Zulhas apabila masih ingin mengupayakan penundaan Pemilu Serentak 2024 yang dampaknya bakal memperpanjang masa jabatan Presiden Joko Widodo.

"Jadi mohon maaf, saya ini relatif dekat sama Muhaimin, sama Zul, sama yang lain-lain. Tapi kalau udah ngelewatin batas, mohon maaf, gua timpe dah lu. Ngaco saja ngerusak Indonesia," demikian Rizal Ramli.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya