Berita

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Jokowi Ngaku Gagal Tangani Migor, Rizal Ramli: Mosok Mesti Diajarin Ilmu 101

KAMIS, 28 APRIL 2022 | 11:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kegagalan pemerintah mengatasi masalah kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng (migor) yang diakui sendiri oleh Presiden Joko Widodo ditanggapi sejumlah mantan pejabat negara.

Mereka di antaranya Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli dan mantan Sekretaris Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Muhammad Said Didu.

Mereka menanggapi pernyataan terbaru Jokowi yang menyatakan tidak mungkin membiarkan masalah minyak goreng berlarut selama 4 bulan hingga hari ini.


"Dan pemerintah sudah mengupayakan berbagai kebijakan namun belum efektif," ujar Jokowi dalam jumpa pers virtual pada Kamis petang (27/4).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengulang penjelasan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang meralat keterangan Kementerian Perdagangan sebelumnya. Di mana, larangan ekspor hanya berlaku pada bahan baku minyak goreng atau Refined, Bleached, Deodorized Palm Olein (RBD Palm Olein).

Namun sebelum jumpa pers Jokowi pada petang kemarin, Ketua Umum Partai Golkar ini sudah lebih dulu memastikan semua produk sawit, termasuk CPO, dilarang diekspor hingga harga minyak goreng menjadi Rp 14.000 per liter.

Menurut Said Didu, kebijakan larangan ekspor yang sedari awal tidak diungkap secara jelas oleh Jokowi justru menunjukkan kualitas seorang pemimpin, di mana menurutnya tak cakap dalam menyelesaikan masalah. Apalagi dia lihat hal itu diakui sendiri oleh mantan Walikota Solo ini.

"Kebijakan yang diambil berhasil baik jika, pertama secara hukum legal. Dua, secara bisnis profitable. Tiga, secara ekonomi minimal tidak merugikan. Empat, secara birokrasi workable. Lima, secara politk acceptable. Enam, secara sosial adil," papar Said Didu melalui akun Twitternya pada Kamis (28/4).

Tokoh nasional DR. Rizal Ramli menyambar kicauan itu. Dia berpendapat bahwa apa yang disampaikan Said Didu tersebut merupakan sindiran kepada Jokowi yang seolah tidak tahu-menahu dalam menyusun kebijakan yang baik dan benar.

"Mas Said, ini (yang disampaikan) mah saran nyelekit untuk kelas Presiden. Mosok Jokowi mesti diajarin ilmu 101: cara ambil keputusan untuk kebijakan publik," demikian Rizal Ramli.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya