Berita

Mantan Sekretaris BUMN Said Didu/Net

Politik

Yang Dilarang RDB, Said Didu Prediksi Produsen Akan Ekspor CPO Sebanyak-banyaknya

RABU, 27 APRIL 2022 | 19:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Produsen atau pemilik kelapa sawit Crude Palm Oil (CPO) diprediksi akan melakukan ekspor sebanyak-banyaknya karena bukan bagian yang dilarang oleh pemerintah.

Prediksi itu disampaikan oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu atas penjelasan pemerintah bahwa CPO tidak dilarang untuk diekspor, melainkan Refined, Bleached, Deodorized (RBD) palm olein sebagai bagian dari bahan baku minyak goreng.

"Yang diubah sekarang bahwa yang dilarang ekspor adalah RBD olein, berarti sekarang yang bisa terjadi adalah bahwa produsen atau pemilik kelapa sawit CPO itu akan mengekspor CPO sebanyak-banyaknya karena tidak dilarang, tidak usah lagi diubah menjadi RBD," ujar Didu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/4).


Karena kata Didu, para produsen merubah CPO menjadi RDB sebagai minyak goreng mentah untuk menambah nilai tambah saat di ekspor.

"Nah RDB olein itu ekspornya cukup besar, itu sekitar 13 miliar dolar setahun, itu cukup besar," pungkas Didu.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya