Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

Perdana Sejak India Hapus Otonomi Khusus, PM Narendra Modi Kunjungi Kashmir

SENIN, 25 APRIL 2022 | 14:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri India Narendra Modi akhirnya melakukan kunjungan ke Kashmir. Itu adalah pertama kalinya bagi Modi sejak pemerintahannya mencabut otonomi khusus Kashmir lebih dari dua tahun lalu.

Berpidato di desa Palli, distrik Samba, kota Jammu pada Minggu (24/4), Modi memuji demokrasi India. Ia menyebut lebih dari 30 ribu perwakilan saat ini menjalankan sistem desa di wilayahnya masing-masing.

"Ini adalah momen membanggakan bahwa demokrasi telah mencapai tingkat akar rumput di Jammu dan Kashmir," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera.


Modi mengatakan, investasi di Jammu dan Kashmir telah meningkat selama dua tahun terakhir, hingga mencapai 5 miliar dolar AS.

Berbagai perusahaan, termasuk yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA), seperti LuLu Group dan DP World telah mengumumkan investasinya di wilayah tersebut.

Bulan lalu, delegasi UEA mengunjungi wilayah tersebut untuk mengeksplorasi peluang investasi dan bertemu dengan Letnan Gubernur Jammu dan Kashmir Manoj Sinha di Srinagar.

Jammu dan Kashmir adalah wilayah yang sama-sama diklaim penuh oleh India dan Pakistan.

Pada Agustus 2019, India menghapus Pasal 370 yang memberikan otonomi khusus untuk wilayah tersebut, memicu kemarahan bagi Pakistan.

Pemerintah BJP yang berkuasa mengatakan penghapusan otonomi khusus ke Kashmir bertujuan untuk membawa pembangunan ke wilayah tersebut dan mengakhiri pemberontakan bersenjata.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya