Berita

Petugas Covid-19 di Shanghai sedang menggunakan disinfektan pada paket kebutuhan pokok /Net

Dunia

Angka Kematian Covid-19 Naik, Shanghai Masih Enggan Impor Vaksin mRNA

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 06:58 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pusat keuangan China, Shanghai alami lonjakan kasus Covid-19, dan kematian akibat virus. Situasi yang membuat pemerintah mencari jalan untuk mendapatkan booster yang lebih kuat, salah satunya dari vaksin mRNA.

Shanghai telah melaporkan 12 kasus kematian akibat virus Covid-19 pada Jumat (22/4), naik dari 11 pada hari sebelumnya.

Kota yang memerangi wabah virus corona terbesar di China itu sejauh ini mencatat 20.634 kasus infeksi tanpa gejala lokal baru per Jumat, rebound dari 15.698 sehari sebelumnya.


Total kasus baru yang bergejala mencapai 2.736, naik dari 1.931 pada 21 April.

Otoritas Shanghai melaporkan bahwa para pasien yang meninggal rata-rata berusia 88 tahun. Dikatakan semua memiliki kondisi kesehatan komorbid, dan tidak ada yang divaksinasi.

“Salah satu strategi yang perlu segera diimplementasikan adalah meningkatkan tingkat dosis vaksinasi booster untuk orang tua dan kelompok rentan lainnya. Juga untuk melihat apakah vaksin mRNA dapat digunakan,” ujar pakar kesehatan masyarakat di Curtin School of Population Health di Australia, Jaya Dantas kepada NDTV, Sabtu (23/4).

China hingga saat ini belum menggunakan vaksin mRNA, dan telah memilih untuk tidak mengimpor vaksin yang dikembangkan di luar negeri.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit China pada Jumat (22/4), para ahli medis di kota timur laut Jilin, lokasi wabah baru-baru ini, mengatakan vaksin buatan China sejauh ini efektif.

"Datanya cukup kuat untuk ditunjukkan sebagai bukti publik dari strategi vaksinasi penuh dan booster, terutama untuk populasi yang lebih tua," ujar badan itu.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya