Berita

Wakil Presiden Kamala Harris/Net

Dunia

Kamala Harris dan Suami Kena Sanksi, Dilarang Masuk Rusia Tanpa Batas Waktu

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 06:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serentetan sanksi balasan dijatuhkan Pemerintah Rusia kepada 29 warga AS, termasuk pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan Wakil Presiden Kamala Harris.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pada Kamis (21/4), mereka yang terkena sanksi dilarang memasuki Rusia tanpa batas waktu.

“Eksekutif, pengusaha, pakar dan jurnalis yang membentuk agenda Russophobia, serta pasangan dari sejumlah pejabat tinggi dilarang memasuki Rusia sebagai tanggapan terhadap sanksi anti-Rusia yang mempengaruhi keluarga pejabat, ilmuwan, budaya dan tokoh bisnis," isi pernyataan Kementerian seperti dikutip dari RT.


Selain Zuckerberg, Moskow telah memasukkan CEO LinkedIn Ryan Roslansky ke daftar hitam, serta presiden dan CEO raksasa industri militer Northrop Grumman, General Dynamics, L3 Harris Technologies, Leidos, Booz Allen Hamilton, dan Aerojet Rocketdyne.

Pembuat kapal Huntington Ingalls Industries dan pembuat drone AeroVironment juga telah dikenai sanksi. Direktur Mitchell Institute of Aerospace Studies dan presiden Bank of America juga termasuk di antaranya.

Moskow juga memberikan sanksi kepada politisi AS dan pasangan mereka, dimulai dengan Wakil Presiden Kamala Harris dan suaminya Doug Emhoff, Kepala Staf Gedung Putih Ronald Klein, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price, juru bicara Pentagon John Kirby, Wakil Menteri Pertahanan Kathleen Hicks, wakil ketua Kepala Staf Gabungan Laksamana Christopher W. Grady, dan wakil sekretaris kesehatan, terdaftar sebagai Richard/Rachel Levine.

Sanksi Rusia juga menyebut Evan Ryan, pasangan Menteri Luar Negeri Antony Blinken, dan Margaret Goodlander, istri Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan. Keduanya memegang jabatan di pemerintahan Biden, Ryan sebagai sekretaris kabinet Gedung Putih dan Goodlander sebagai penasihat Departemen Kehakiman. Robert Kagan, suami dari Wakil Menteri Luar Negeri untuk Urusan Politik Victoria Nuland, melengkapi daftar pasangan yang terkena sanksi.

Tokoh media yang dituduh Kementerian Luar Negeri membentuk agenda Russophobic, termasuk pembawa acara ABC George Stephanopoulos, kolumnis Washington Post David Ignatius, analis CNN Bianna Golodryga, serta editor “Meduza” Kevin Rothrock, bersama dengan dua ahli dari Woodrow Wilson Center dan lembaga think tank Dewan Atlantik Scowcroft Center ikut masuk daftar hitam Rusia.

"Pengumuman sanksi lebih lanjut dapat diharapkan dalam waktu dekat sebagai tindakan balasan terhadap tindakan bermusuhan otoritas AS," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

Sebelumnya Rusia telah memberikan sanksi kepada Blinken, Sullivan, Menteri Pertahanan Lloyd Austin, Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley, Direktur CIA William Burns, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki, mantan menteri luar negeri Hillary Clinton, serta Presiden Joe Biden sendiri dan putranya, Hunter. Mereka dimasukkan dalam daftar hitam Moskow pada pertengahan Maret, sebagai tanggapan atas sanksi AS.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya