Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/RMOLJabar

Nusantara

Antisipasi Pemudik Belum Divaksin, Pemprov Jabar akan Siapkan 3 Ribu Dosis

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 14:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyiapkan 3 ribu dosis vaksin guna melayani bagi pemudik yang belum divaksin. Saat ini, Pemprov Jabar tengah membahas teknis penyuntikan vaksinasi bagi pemudik.

Persiapan ini menindaklanjuti keinginan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, bahwa vaksinasi menjadi persyaratan wajib bagi masyarakat yang ingin mudik pada libur Idulfitri 1443 H atau lebaran 2022.

"Minimal 3 ribu dosis disiapkan. Tapi yang paling aman adalah pemudik sudah vaksinasi penuh," ucap Ridwan Kamil, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (21/4).


Kendati begitu, imbuh Kang Emil sapaannya, teknis penyuntikan vaksinasi terhadap pemudik masih dalam pembahasan. Sebab, ia khawatir pemudik yang menerima vaksin mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) apabila vaksinasi dilakukan di posko atau rest area.

"Masih dalam pembahasan teknisnya, karena kalau di rest area atau posko divaksin, kita khawatir ada KIPI yang nantinya malah membahayakan," imbuhnya.

Sebelumnya, Pemprov Jabar berencana akan memberikan vaksinasi bagi pemudik yang lolos tanpa menunjukkan bukti vaksin booster. Rencana tersebut kini tengah digodok oleh instansi terkait.

Menurut Kang Emil, langkah tersebut adalah untuk memastikan pemudik aman dan melindungi keluarga dari sebaran Covid-19. Sehingga, upaya pencegahan tetap harus dilakukan, mengingat kondisi masih dalam pandemi Covid-19.

"Tujuan mudik memang mulia, bisa bertemu dengan orang tua, tapi bereskan dulu potensi penyakitnya," ucap mantan Walikota Bandung itu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya