Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Ngotot Pemilu 2024 Tetap Dilaksanakan, Khawatir Trah Soekarno Mencontoh Trah Soeharto

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 12:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 menjadi agenda politik utama PDI Perjuangan yang kembali dipertegas oleh sang ketua umum Megawati Soekarnoputri.

Baru-baru ini Mega menegaskan, Pemilu Serentak 2024 akan tetap digelar seperti yang disampaikan Presiden Jokowi. Di mana dipastikan jadwal pencoblosan berlangsung pada 14 Februari 2024.

Menurut Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, sikap Mega tersebut secara tidak langsung menegaskan penolakannya terhadap penundaan pemilu yang digaungkan orang-orang sekitar Jokowi.


"Ya memang Bu Mega sudah beberapa kali menyatakan pemilu tidak bisa ditunda," ujar Rico kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/4).

Keinginan Mega terhadap pelaksanaan Pemilu 2024, diamati Rico sejalan dengan visi Pilpres yang diusung PDIP. Yakni, sosok Ketua DPR RI Puan Maharani didorong untuk menjadi calon presiden (capres).

"Jika pemilu ditunda, peluang Mbak Puan untuk masuk ke pucuk pimpinan eksekutif makin mengecil," imbuh Rico.

Dengan segala kemungkinan yang ada tersebut, Rico menyimpulkan sikap dan harapan Megawati pada Pemilu Serentak 2024 adalah untuk menjaga trah Bung Karno tetap hidup dan menghidupkan dunia perpolitikan di Indonesia.

Lain halnya, menurut Rico, jika Pemilu Serentak 2024 ditunda. Dia memprediksi pengaruh trah Presiden RI pertama Ir Soekarno akan mengecil, termasuk di tubuh PDIP sendiri.

"Jika salah mengambil langkah, ada contoh pengaruh trah meredup. Contohnya ya keluarga Pak Soeharto di tubuh Golkar," demikian Rico Marbun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya