Potensi ekonomi kreatif dan digital di Tanah Air sangat besar dan menjanjikan. Bahkan, Indonesia ditargetkan menjadi salah satu pusat ekonomi digital dunia pada 2045.
Terlebih, di masa pandemi Covid-19 di mana banyak aktifitas ekonomi dan wirausaha baru tumbuh di platform digital.
"Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar pada sektor ekonomi karena adanya pertumbuhan pesat di sektor digital," kata Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Nufransa Wira Sakti dalam diskusi bertema "Ekonomi Digital di Tengah Pandemi".
Kata Wira, sejumlah strategi telah disiapkan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif dan digital dunia. Namun, untuk mencapai itu semua diperlukan kolaborasi berbagai pihak.
"Sektor ekonomi digital memang semakin berkembang, tapi penting adanya kolaborasi dari semua pihak," katanya dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (20/4).
Apa yang dikatakan Wira, selaras dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengungkapkan pada tahun 2021, nilai transaksi e-commerce Indonesia berhasil mencapai Rp 401,25 triliun dengan volume transaksi sebesar 1,73 miliar.
“Ekonomi digital di Indonesia tertinggi di Asia Tenggara, nilai ekonominya di tahun 2021 tercatat sekitar 70 miliar dolar AS dan diperkirakan mampu mencapai 146 miliar dolar AS pada tahun 2025,†ujar Airlangga beberapa waktu lalu.
Untuk mewujudkannya, dikatakan Airlangga, pemerintah telah mempersiapkan kerangka pengembangan ekonomi digital 2021-2030.
Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, pengembangan ekonomi digital menjadi salah satu strategi utama transformasi ekonomi Indonesia dan ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.
“Kerangka ini akan menjadi
guideline dalam mewujudkan visi menjadi kekuatan ekonomi digital yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terhubung, dan berkelanjutan,†terangnya.
Tren positif perkembangan ekonomi digital ini sejalan dengan perkembangan investasi. Hasil studi Google, Temasek, Bain&Company tahun 2021, menunjukan bahwa nilai investasi ekonomi digital Indonesia sepanjang Q1-2021 mencapai 4,7 miliar dolar AS dan telah melampaui nilai tertinggi selama empat tahun terakhir.
“Capaian tersebut menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi terpopuler di Asia Tenggara, melampaui Singapura,†demikian Airlangga.