Berita

Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios), Bhima Yudhistira/Net

Politik

Ekonom Ungkap Akar Masalah Suap Mafia Migor karena Disparitas Harga Ekspor dan Dalam Negeri

RABU, 20 APRIL 2022 | 11:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebijakan yang tidak adil bagi pengusaha dalam penetapan harga penjualan minyak goreng (migor) di dalam dan luar negeri, dinilai sebagai satu sebab terjadinya suap di Kementerian Perdagangan.

Begitu pendapat Direktur Center of Economic and Law Studie (Celios), Bhima Yudhistira, menanggapi penetapan tersangka kasus dugaan mafia migor yang diungkap Kejaksaan Agung RI.

Dalam perkara tersebut, Kejagung menetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan berinisial IWW sebagai tersangka, dan 3 orang lainnya dari pihak swasta.


"Akar masalah munculnya suap di internal Kemendag karena disparitas harga minyak goreng yang diekspor dengan harga di dalam negeri terlalu jauh," ujar Bhima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/4).

Menurut Bhima, kondisi ini dimanfaatkan para mafia migor untuk melanggar kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Artinya, dia menilai permasalahan bukan dari kebijakan DMO untuk penuhi pasokan di dalam negeri.

"Tapi masalahnya di pengawasan. Pasokan minyak goreng kemasan memang seharusnya aman ketika HET dan DMO diterapkan. Buktinya stok minyak goreng hasil DMO per 14 Februari-8 Maret 2022 telah mencapai 573.890 ton, melebihi kebutuhan bulanan," jelasnya.

Oleh karena itu, Bhima mengartikan penetapan tersangka mafia migor oleh Kejagung menunjukkan pejabat kementerian yang seharusnya melakukan pengawasan tata niaga migor justru menjadi bagian dari permainan mafia.

"Kalau terjadi kelangkaan, maka jelas ada kongkalikong produsen dengan oknum kementerian," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya