Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Utang Negara Makin Menggunung, Muslim Arbi: Pak JK, Senggol juga Soal Rp 11 Ribu Triliun di Kantong Jokowi

RABU, 20 APRIL 2022 | 09:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) seharusnya turut menyinggung pernyataan Presiden Joko Widodo yang sempat mengklaim ada Rp 11 ribu triliun di kantongnya untuk membayar utang-utang yang semakin menggunung.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menanggapi pernyataan terbaru JK yang menyebut bahwa calon presiden (capres) 2024 nanti harus siap menghadapi tantangan berat. Salah satunya membayar utang pemerintah yang saat ini sudah tembus Rp 7 ribu triliun.

"Pernyataan mantan Wapres Jokowi (2014-2019) itu bisa dimaknai, utang pemerintah semakin menggunung dan bisa jadi utang saat ini bisa bertambah lagi karena kondisi ekonomi tidak sedang membaik," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu pagi (20/4).


Menurut Muslim, utang yang dilakukan oleh Jokowi bukan saja menjadi beban bagi sosok yang menggantikan Jokowi ke depan, tetapi juga menjadi beban rakyat dan negara.

"Jika tidak hati-hati mengelola soal utang ini, nasib negeri ini (bisa) menyusul seperti Sri Lanka yang default, gagal bayar utang dan mengakibatkan gonjang ganjing politik dan melengserkan Presiden Sri Lanka," kata Muslim.

Muslim pun mengungkit klaim Jokowi soal dana Rp 11 ribu triliun yang ada di kantongnya. Jika benar uang itu ada, maka bisa untuk melunasi utang sebelum lengser dari jabatan presiden.

"Lalu pernyataan Jokowi yang klaim di kantongnya ada Rp 11 ribu triliun dan masih  banyak lagi, Jokowi harus buktikan itu untuk lunasi utang saat ini," terang Muslim.

Karena jika tidak bisa membuktikan, tegas Muslim, maka Jokowi dianggap menyebar hoax. Seperti yang dilakukan oleh menterinya, Luhut Binsar Pandjaitan yang mengklaim punya big data 110 juta yang mendukung pemilu ditunda dan perpanjang jabatan Jokowi.

"Padahal klaim Luhut itu dinilai bohong oleh sejumlah kalangan termasuk Ketua DPD, LaNyala Mattalitti. Jika Jokowi tidak bisa buktikan klaim atas dana Rp 11 ribu triliun itu, Jokowi akan dituduh sebagai tukang bohong dan sebar hoax atau big liar dan akibat itu Jokowi dan Luhut dapat ditangkap, dipenjara, dan diadili seperti Ratna Sarumpaet," tutur Muslim.

Sehingga, Muslim juga meminta agar JK turut mempertanyakan klaim Jokowi soal Rp 11 ribu triliun yang ada di kantongnya untuk bisa melunasi utang pemerintah agar tidak membebani presiden berikutnya.

"Soal Rp 11 ribu triliun yang diklaim Jokowi itu mesti disenggol juga dong, apakah Pak JK itu malu atas omongan Jokowi itu karena pernah jadi wakil, sehingga tidak mau singgung? Ikut suarakan dong pak JK," pungkas Muslim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya