Berita

Chen Shunping/Net

Dunia

Kasus Kematian Tidak Wajar Marak di Shanghai Sejak Lockdown Diberlakukan

SELASA, 19 APRIL 2022 | 21:26 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pada malam Rabu (13/4), pensiunan vionilis Shanghai, Chen Shunping yang dilaporkan menderita kanker pankreas akut, ditolak saat ia mengajukan perawatan medis karena protokol Covid-19 Shanghai. Dia kemudian melompat dan bunuh diri.

Istri Shunping menceritakan apa yang terjadi dan bertanya kepada pihak berwenang terkait protokol untuk orang yang membutuhkan pengobatan.

"Seluruh sumber daya medis digunakan untuk pasien positif dan skrining. Jadi, apakah warga biasa seperti kita bukan manusia? Minta bantuan diblokir, dan tidak ada cara untuk berobat. Kenapa?" kata istrinya disaat berkabung, kepada Epoch Times, Jumat (15/4).


"Masyarakat ini telah mendorong kematian pasien yang paling umum (penyakit umum)," tambahnya.

Rumah Sakit Tongji, yang menolak menerima Chen Shunping malam itu, mengatakan setelah kematiannya, bahwa dikabarkan mereka akan menerima perawatan setelah Shunping sudah tiada. Seluruh anggota keluarga Shunping mengungkapkan kemarahan atas kabar tersebut.

Karena apa yang disebut peraturan pencegahan epidemi, Chen Shunping hanya dapat dikremasi dengan segera mungkin, dan keluarganya tidak dapat pergi ke sana, juga tidak dapat mengadakan upacara pemakaman.

Putra mendiang Shunping berharap untuk menarik hati seluruh masyarakat melalui cerita tragis ayahnya untuk menghindari terulangnya tragedi itu.

Selama lebih dari sebulan sejak kontrol ketat Shanghai, wartawan Epoch Times telah mengkonfirmasi serangkaian kematian tidak wajar terkait protokol zero-covid di Shanghai, seperti bunuh diri karena tes PCR positif dan kematian karena perawatan yang tertunda.

Partai Komunis China (PKC), yang menganut kebijakan zero-covid epidemi telah menutup Shanghai selama lebih dari dua minggu, dan kematian tidak wajar sering terjadi sejak itu.

Orang-orang dari kelas yang berbeda meninggal karena mereka tidak dapat mencari perawatan medis, dan beberapa bunuh diri.

Pada 12 April, dilaporkan bahwa Wei Guiguo, wakil presiden Netcom Securities, meninggal di rumah karena pendarahan otak dan kontak yang tidak berhasil untuk perawatan selama lockdown terjadi.

Pada tanggal yang sama, Qian Wenxiong, direktur Pusat Informasi Komisi Kesehatan dan Kesehatan Distrik Hongkou Shanghai, gantung diri di kantornya di bawah tekanan atas kisruh dan amarah rakyat Shanghai terhadap protokol Covid-19 yang berlebihan. Pejabat Shanghai telah mengkonfirmasi hal ini.

Pada 11 April, ekonom Lang Xianping mengkonfirmasi bahwa ibunya yang berusia 98 tahun mengalami gagal ginjal, dan menurut diagnosis sebelumnya, hanya diperlukan satu suntikan.

Karena Shanghai secara ketat menetapkan bahwa tes PCR harus dilakukan sebelum mencari perawatan medis, ibu Xianping meninggal setelah menunggu selama 4 jam di pintu ruang gawat darurat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya