Berita

Ilustrasi petani membawa mesin pertanian ke SPBU karena tidak diizinkan membeli BBM menggunakan jerigen/Net

Nusantara

Petani Mengeluh Sulit Beli BBM untuk Mesin Pertanian, Ini Penjelasan Pertamina

SELASA, 19 APRIL 2022 | 17:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kebijakan yang melarang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menggunakan jerigen membuat kalangan petani di Kabupaten Simalungun dan Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mengeluh. Sebab, mereka kini kesulitan mendapatkan BBM yang dibutuhkan untuk menjalankan mesin pertanian.

Letak SPBU yang jauh tidak memungkinkan bagi para petani untuk membawa seluruh mesin-mesin pertanian untuk diisi BBM.

Menanggapi keluhan ini, Section Head Communication & Relations PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Agustiawan mengatakan, pembatasan pembelian dengan menggunakan jerigen tersebut dilakukan sesuai dengan arahan dari pemerintah.


"Pembatasan dilakukan sesuai dengan arahan dari Pemerintah, dan pembatasan dilakukan hanya kepada pengecer," katanya kepada Kantor Berita RMOLSumut, Selasa (19/4).

Sedangkan untuk pengguna kendaraan transportasi darat termasuk kebutuhan pertanian dan nelayan, pembelian masih bisa dilakukan dengan menggunakan jerigen berbahan logam. Namun harus melampirkan surat rekomendasi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau dinas terkait.

"SKPD pada tingkat kabupaten/kota masing-masing," ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan mengenai pembatasan ini sebenarnya masih bersifat longgar di daerah yang SKPD-nya belum bisa mengeluarkan surat rekomendasi. Misalnya, nelayan yang ingin membeli BBM menggunakan jerigen dapat dilakukan dengan menunjukkan surat rekomendasi dari organisasi nelayan.

Hal yang sama juga dapat dilakukan oleh para petani dengan membawa surat dari kelompok tani. Hanya saja, semua hal tersebut harus dilakukan atas persetujuan dari Pemerintah Daerah setempat.

"Boleh saja, asal memang diizinkan oleh Pemda setempat. Karena bagaimanapun pemilik BBM ini bukan Pertamina tapi pemerintah," pungkasnya.

Sebelumnya para petani di Simalungun dan Tapanuli Utara mengeluhkan kebijakan yang tidak membolehkan mereka membeli BBM dengan menggunakan jerigen. Padahal, BBM tersebut mereka gunakan untuk mesin pertanian mereka.

"Kami bertani menggunakan mesin babat rumput, mesin pompa untuk menyemprot tanaman, mesin penggiling jagung dan lain-lain. Kan tidak mungkin itu semua kami bawa ke SPBU untuk diisi BBM, SPBU lokasinya sangat jauh mencapai 20-an kilometer," kata salah seorang petani di Nagori Purba Dolok, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, S Saragih, kepada Kantor Berita RMOLSumut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya