Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Akibat Invasi, Rusia Terancam Gagal Bayar Utang dan Berada di Jurang Resesi

SELASA, 19 APRIL 2022 | 15:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Invasi Rusia ke Ukraina telah sangat berdampak bagi perekonomian dunia, tidak terkecuali Moskow yang menghadapi gelombang sanksi besar-besaran.

Sejak memulai apa yang disebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari lalu, Rusia menjadi sasaran sanksi ekonomi. Tujuannya demi menekan pemerintahan Presiden Vladimir Putin agar menghentikan serangan.

Sanksi tampaknya sudah sangat membuat ekonomi Rusia babak belur. Bahkan para ahli Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) menyebut Rusia hampir gagal membayar utang luar negerinya, dan saat ini Moskow berada di jurang resesi.


Mengutip Pusat Penelitian Ekonomi dan Bisnis Inggris, keterangan yang diterima redaksi dari Kedubes Ukraina menyebut produk domestik bruto (PDB) Rusia diperkirakan akan anjlok 14 persen pada 2022 akibat sanksi.

Menurut analis JPMorgan, Rusia mungkin menghadapi default, di mana Moskow harus melunasi lebih dari 700 juta dolar AS obligasi pemerintah yang jatuh tempo pada bulan ini.

Ekonomi Rusia diperkirakan akan turun sebesar 35 persen pada kuartal kedua tahun 2022 karena sanksi, dan sekitar 7 persen secara keseluruhan pada tahun ini.

Bloomberg Economics memperkirakan penurunan 9 persen dalam PDB Rusia pada tahun ini.

Dari laporan Bloomberg, Departemen Keuangan Rusia telah berhenti membayar utang dolar dari rekening Rusia di bank-bank Amerika.

Sebuah studi baru-baru ini oleh ICE Data Services, data tentang cakupan asuransi utang memberikan hampir 90 persen kemungkinan default Rusia dalam 12 bulan.

Menurut Fitch, invasi ke Ukraina akan mengurangi ekonomi Rusia sebesar 8 persen pada tahun 2022. Badan tersebut juga memperkirakan inflasi 18 persen di Rusia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya