Berita

Gambar satelit Kota Mariupol, Ukraina yang telah dikepung Rusia/Maxar

Dunia

Pasukan Ukraina Tolak Menyerah, Rusia Akan Isolasi Mariupol

SENIN, 18 APRIL 2022 | 12:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan Ukraina yang tersisa di Mariupol telah bersumpah untuk berjuang sampai akhir dan menolak untuk menyerahkan diri setelah Rusia memberikan ultimatum.

Rusia telah mengeluarkan tenggat waktu hingga Minggu (17/4) pukul 6 waktu setempat bagi pasukan Ukraina untuk menyerah jika mereka ingin tetap hidup. Peringatan tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia setelah mereka mengklaim pasukannya telah membersihkan Mariupol dari tentara Ukraina.

Para pejuang Ukraina sendiri dilaporkan masih bersembunyi di pabrik baja Azovstal untuk berlindung.


"Kota ini masih belum jatuh," kata Perdana Menteri Denys Shmyhal, beberapa jam setelah tenggat waktu.

"Masih ada pasukan militer kita, tentara kita. Jadi mereka akan berjuang sampai akhir,” tambahnya.

Menyusul penolakan pejuang Ukraina untuk menyerahkan Mariupol, pasukan Rusia dilaporkan akan mengisolasi kota tersebut pada Senin (18/4). Jalur masuk dan keluar akan ditutup, dan mereka yang tinggal di sana akan diberikan kartu izin khusus.

“Ratusan warga harus antre untuk mendapatkan izin, yang tanpanya minggu depan tidak mungkin tidak hanya berpindah antar distrik kota, tetapi juga berada di jalanan,” kata penasihat walikota, Petro Andriushchenko.

Jika Rusia berhasil mengambil alih Mariupol, maka itu akan menjadi kota besar pertama yang jatuh ke tangan Moskow sejak mereka memulai invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya