Berita

Menko Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Prestasi Airlangga Hartarto Harus Dimaksimalkan Golkar Sumsel sebagai Modal Menuju 2024

MINGGU, 17 APRIL 2022 | 17:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kenaikan harga sawit dan karet dalam beberapa waktu belakangan telah memberikan dampak signifikan bagi para petani. Kondisi ini terjadi tidak hanya akibat perdagangan global. Tapi juga akibat kebijakan pemerintah yang diterapkan terhadap alur niaga maupun produksi kedua komoditas tersebut di dalam negeri.

Menurut pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar, kenaikan harga komoditas andalan masyarakat Sumsel tersebut seperti oasis di tengah gurun.

“Setelah dua tahun kita didera oleh berbagai cerita muram tentang perekonomian kita terutama para petani yang hasil kebunnya terus mengalami penurunan harga, kenaikan harga yang cukup signfikan ini benar-benar merupakan kabar baik,” kata Bagindo saat dibincangi Kantor Berita RMOLSumsel, Minggu (17/4).


Beberapa kebijakan yang dianggap ikut berpengaruh terhadap membaiknya perekonomian petani di antaranya peremajaan tanaman rakyat, bantuan permodalan melalui KUR, penguatan pasar domestik agar kita tidak sepenuhnuya tergantung pada fluktuasi harga di pasar internasional.

Memang betul di balik keberhasilan ini, kata Bagindo Togar, banyak hal bisa dikritisi terhadap upaya pemerintah. Seperti masih adanya masalah dalam tata niaga, kerentanan petani terhadap fluktuasi harga pasar internasional dan sebagainya.  

“Tapi di balik semua kritikan yang bisa dialamatkan kepada pemerintah tersebut, upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan para petani jelas harus tak hanya dihargai, tapi juga harus didukung. Tentu saja kini PR-nya adalah bagaimana menjaga momentum baik ini sehingga membaiknya kesejahteraan petani bukan cuma bersifat musiman tetapi dapat terus berkelanjutan,” ucapnya.

Berbagai keberhasilan tersebut, sambung Bagindo, tak lepas dari peran Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Sebagai orang yang berperan dalam membuat kebijakan perekonomian di tanah air, Airlangga secara langsung menyampaikan keberhasilannya dalam mendongkrak harga kedua komoditas kepada petani. Seperti yang dilakukannya Maret lalu saat berkunjung ke Palembang.

Walaupun kabar baik ini disampaikan oleh Airlangga dalam kapasitasnya sebagai Menko Perekonomian, tapi sulit untuk menafikan akan implikasinya terhadap Airlangga dalam kapasitas sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Kabar baik ini telah digunakan dengan tepat, tak hanya sebagai angin segar bagi petani tetapi juga sebagai harapan baru bagi masa depan petani rakyat. Selain itu, jelas terlihat keinginan untuk menunjukkan keberpihakan Airlangga terhadap nasib para petani.

“Jelas ini merupakan modal politik yang kuat bagi Airlangga dan partai Golkar untuk memasuki kontestasi politik di 2024 kelak,” tegasnya.

Menurut Bagindo Togar, keadaan yang menguntungkan ini tentu tidak akan terjadi secara otomatis. Modal politik sebagaimana halnya dengan modal finansial dan modal-modal lainnya hanya bisa bermanfaat jika modal tersebut digunakan secara tepat.

Tapi jika modal tersebut tidak pernah digunakan atau dimanfaatkan secara produktif maka modal tersebut akan tergerus seiring dengan waktu.

Semuanya tentu tergantung kepada Airlangga dan partai Golkar, khususnya jajaran di DPD Partai Golkar Sumsel yang saat ini dipimpin Bobby Rizaldi selaku Plt Ketua. Apakah mampu memanfaatkan modal politik yang sudah dibangun ini menjadi hal-hal yang produktif bagi keuntungan partai atau justru sebaliknya disia-siakan. Sehingga kemudian menjadi modal yang mubazir.

“Jawabannya tentu tergantung bagaimana para elite daerah merespons secara tangkas juga cerdas,” tandasnya. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya