Berita

Potongan gambar pemusnahan petasan oleh Polres Bangkalan yang merusak rumah warga/Net

Presisi

Polisi Telah Mendata Rumah Warga yang Rusak saat Pemusnahan Petasan

MINGGU, 17 APRIL 2022 | 01:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aparat kepolisian telah melakukan pendataan terhadap warga yang rumahnya rusak akibat pemusnahaan barang bukti puluhan ribu petasan di lapangan tembak Kelurahan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino mengatakan, langsung mendata kerusakan yang terjadi sebagai dampak pemusnahan petasan.

"Kami juga telah meminta bantuan RT dan RW untuk melakukan pendataan kerusakan, dan akan kami lakukan pengecekan, lalu dilakukan perbaikan." kata Alith kepada wartawan, Sabtu (16/4).


Dari data sementara, ada sekitar 31 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan akibat ledakan petasan tersebut, yakni genting, kaca, serta plafon yang pecah. Selain itu, juga ada empat ruang kelas dan mushola di SMA Negeri 4 Bangkalan yang mengalami kerusakan ringan.

Sebelumnya, Polres Bangkalan menyita setidaknya 24 ribu lebih petasan bersama berbagai bahan untuk pembuatan petasan.

Bahan-bahan petasan yang disita antara lain empat karung sulfur atau belerang, yang beratnya mencapai 90 kg, potasium klorat sebanyak 250 kg, serta bahan sejenis black powder sebanyak 115 kg.

Salah seorang warga Kelurahan Bancaran, Moh. Soleh mengaku ledakan saat pemusnahan petasan sangat keras seperti bom.

"Tiba-tiba saja ada ledakan keras seperti bom. Tadi ada kaca-kaca yang pecah, dan sudah didata oleh polisi," terangnya.



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya