Berita

Megawati Soekarnoputri ketika bertemu Kim Jong Il di Pyongyang, 2002./Repro

Publika

Prestasi Abadi yang Dicapai dalam Membangun Hubungan dengan Indonesia

ASOSIASI KOREA-ASIA
JUMAT, 15 APRIL 2022 | 04:02 WIB

TAHUN ini adalah tahun yang penting yang menandai peringatan ke-57 kunjungan niat baik resmi yang bersejarah ke Indonesia oleh Presiden Kim Il Sung dan Ketua Kim Jong Il serta peringatan 20 tahun pertemuan oleh Ketua Kim Jong Il dengan Ibu Megawati Soekarnoputri, kemudian Presiden Indonesia yang berkunjung ke negara kita.

Pada kesempatan yang berarti ini, kita melihat kembali dengan perasaan yang mendalam atas prestasi abadi yang dilakukan oleh Presiden Kim Il Sung dan Ketua Kim Jong Il dalam memperluas dan mengembangkan hubungan persahabatan dan kerjasama antara kedua negara.

Dari tanggal 10 hingga 20 April 1965, 57 tahun yang lalu, Presiden Kim Il Sung melakukan kunjungan resmi ke Indonesia bersama dengan Ketua Kim Jong Il atas undangan baik dari Soekarno, Presiden pertama Indonesia dan berpartisipasi dalam acara peringatan yang diadakan di Peringatan 10 tahun Konferensi Bandung, dengan demikian memberikan dasar yang kokoh bagi hubungan tradisional persahabatan dan kerja sama antara RRDK dan Indonesia dan memberikan kontribusi abadi untuk melaksanakan tujuan kemerdekaan global.


Presiden Soekarno memastikan bahwa pesawat-pesawat tempur angkatan udara dikerahkan dalam formasi untuk mengkonvoi pesawat khusus yang membawa Presiden Kim Il Sung dan Ketua Kim Jong Il yang sedang berkunjung ke Indonesia, dan memberi mereka perlakuan karpet merah. Ini termasuk penyelenggaraan upacara penyambutan di sepanjang rute dari bandara ke istana presiden dengan penduduk dari semua lapisan masyarakat.

Dan Presiden Soekarno menganugerahi Presiden Kim Il Sung “Perintah Republik Indonesia” Kelas Satu dengan mengatakan bahwa itu adalah ungkapan persahabatan abadi antara DPRK dan Indonesia, dan rasa terima kasih rakyat Indonesia terhadap rakyat Korea. Ketika Presiden Kim Il Sung mengunjungi Kebun Raya Bogor, Presiden Soekarno menamai anggrek cantik yang baru dibudidayakan oleh ahli botani Indonesia sebagai Kimilsungia setelah nama Agustus Kim Il Sung.

Pada pembicaraan yang diadakan antara Presiden Kim Il Sung dan Presiden Soekarno selama kunjungan, mereka mencapai konsensus tentang penguatan dukungan dan kerjasama antara kedua bangsa dalam perjuangan mereka untuk melawan imperialisme, mengkonsolidasikan perdamaian global dan membangun masyarakat baru yang adil. Pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pembicaraan tersebut memperjelas pendirian bersama kedua pemerintah dan rakyat untuk melakukan upaya proaktif untuk memperkuat solidaritas dan kerja sama antara negara-negara yang baru muncul untuk mencapai tujuan kemerdekaan global.

Ketua Kim Jong Il bertemu dengan Ibu Megawati Soekarnoputri, yang mengunjungi negara kita sebagai Presiden pada tahun 2002 dan sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada tahun 2005, dan selanjutnya dikonsolidasikan dan dikembangkan ke tahap baru yang lebih tinggi. hubungan persahabatan dan kerjasama yang lama dan tradisional dengan Indonesia.

Hubungan persahabatan dan kerjasama antara RRDK dan Indonesia, yang diberikan oleh Presiden Kim Il Sung bersama dengan Presiden Soekarno dan terus dikembangkan di bawah perhatian Ketua Kim Jong Il dan Presiden Megawati Soekarnoputri, terus berlanjut hingga hari ini.

Sejarah dan tradisi hubungan persahabatan dan kerjasama RRDK-Indonesia yang terkait dengan prestasi abadi para pemimpin sebelumnya adalah warisan yang baik bagi kedua bangsa untuk selalu diwarisi dan dipertahankan dari generasi ke generasi.

Seperti di masa lalu, demikian juga di masa depan, kita akan terus mengembangkan hubungan dengan Indonesia di bawah cita-cita kemerdekaan, perdamaian dan persahabatan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya