Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kongres di Hotel Sultan Seakan Akomodir Perpecahan yang Kerdilkan Organisasi KNPI

JUMAT, 15 APRIL 2022 | 04:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gerakan sekelompok orang yang mengatasnamakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang menggelar Kongres Bersama Pemuda Indonesia pada 8-10 April di Hotel Sultan Jakarta, adalah gerakan ilegal yang memecah belah dan mengerdilkan organisasi KNPI.

Ketua Umum PP Hima Persis 2018-2021 Iqbal Muh. Dzilal mengatakan, pihaknya memastikan akan mendukung penuh Kongres Pemuda/KNPI XVI di Maluku Utara, pada 15-22 Mei 2022. Hal ini, sebagai kongres legal sebagai pemegang mantatoris pengurus Kongres KNPI sebelumnya di Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, mandatoris KNPI yang sesuai dengan hasil Kongres Bogor itu tidak ada satupun dari ketiga Ketua Umum KNPI Kongres Sultan tersebut. Sehingga, para pelaksana kongres tidak memiliki legal struktur di KNPI Pusat.


"Para Ketua Umum KNPI yang berkongres (Kongres Sultan) tidak memiliki legal historis dari kongres KNPI sebelumnya (Kongres Bogor)," ujar Iqlal dalam keterangannya, Kamis (14/4).

Menurutnya, Kongres KNPI di Hotel Sultan tersebut seakan mengakomodir perpecahan di tubuh KNPI. Hal ini, menunjukkan bahwa KNPI telah kehilangan marwahnya sebagai wadah berhimpun para pemuda Indonesia.

"Para inisitor dan pelaku kongres (Kongres KNPI Sultan) serta mereka yang berada di balik ini semua telah mengerdilkan KNPI dengan mengakomodir perpecahan. Tidak ada persatuan terhadap hal-hal yang non-legitimatis," sesalnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama mengungkap fakta baru mengenai Muhammad Ryano Satrya Panjaitan.

Menurut Haris, pria yang secara aklamasi baru terpilih sebagai Ketum DPP KNP periode 2022-2025 itu, sudah dipecat dari pengurus.

“Ryano Panjaitan itu pengurus KNPI yang saya pecat. Oleh karena itu, acara yang mengatasnamakan Kongres KNPI di Hotel Sultan, tidak sah,” tegas Haris.

Dikatakan Haris, acara tersebut juga tidak dihadiri oleh tokoh politik, pejabat negara, maupun mantan ketua umum KNPI.

Sementara, Kongres Pemuda/KNPI XVI di Maluku Utara, pada 15-22 Mei 2022 akan dihadiri oleh tokoh tokoh nasional, mantan Ketua Umum KNPI dan lain sebagainya.

“Pelaksanaan kongres tersebut sejalan dengan hasil Rapimpurnas. Nantinya, seluruh mantan Ketua Umum KNPI akan hadir dalam kongres tersebut. Kongres Pemuda XVI di Maluku Utara juga akan dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo, Bang Akbar Tanjung, Bang Adhyaksa Dault, dan Bang Idrus Marham dan lain sebagainya,” tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya