Berita

Perkembangan kasus Covid-19 per Kamis (14/4)/Repro

Nusantara

Kasus Baru Covid-19 Bertambah 833 Orang, Jabar dan Banten Jadi Penyumbang Terbanyak

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 19:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Kamis petang (14/4) mengalami kenaikan kembali. Untuk sebaran paling banyak berada di dua provinsi.

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus positif baru hari ini secara nasional bertambah sebanyak 833 orang, sementara kasus sembuh bertambah sebanyak 3.216 orang.

Secara total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 5.817.904 orang atau sebanyak 96,4 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional yang sudah sebanyak 6.037.742 orang.


Jika dilihat rinci, dua provinsi yang mencatat tambahan kasus positif paling banyak yakni JAwa Barat sebanyak 229 orang dan Banten 127 orang.

Adapun sisanya tersebar di 32 provinsi, dengan tambahan kasus positif pada rentang angka kenaikan mulai dari yang terendah 0 kasus seperti di Gorontalo dan Maluku, serta yang di bawah 100 kasus seperti di Jawa Tengah 92 orang.

Untuk kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak 48 orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 155.794 orang atau sebesar 2,6 persen dari total kasus positif.

Dilihat secara rinci, provinsi yang menyumbang angka kematian paling banyak yaitu hanya di Jawa Tengah sebanyak 12 kasus.

Sementara sisanya tersebar di 17 provinsi dengan jumlah tambahan kasus di kisaran 1 hingga 9 kasus. Sedangkan terdapat 16 provinsi lainnya seperti Sumbar, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Kepri, Banten, NTB, NTT, Kalsel, Sulut, Sultra, Gorontalo, Sulbar, Maluku, Maluku Utara, dan Papua nihil kasus meninggal Covid-19.

Namun jika total kasus positif nasional dikurangi dengan total kasus sembuh dan kasus meninggal nasional, maka kasus aktif Indonesia hari ini sebanyak 64.044 orang, atau berkurang 2.431 orang dari jumlah total kasus aktif kemarin yang berada di angka 66.475 orang.

Jika dilihat secara persentase, kasus aktif di Indonesia kini tercatat sebanyak 1,1 persen dari total kasus positif.

Adapun untuk jumlah orang yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 4.107 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 98.272 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 131.907 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.234 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 61.653.691 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 93.725.462 sampel.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya