Berita

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto/Net

Politik

Daripada Ribut Naikkan Harga Pertalite dan Gas Melon, Menteri ESDM Diminta Tambah Kuota BBM Subsidi

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 10:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian ESDM diminta fokus untuk menambah kuota BBM bersubsidi dibanding mengeluarkan wacana kenaikan BBM jenis Pertalite, Solar, hingga LPG 3 Kg.

Apalagi, menurut anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto, penyesuaian harga BBM Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg atau dikenal dengan gas melon tidak ikut diputuskan dalam rapat kerja Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR.

"Terkait penyesuaian harga BBM bersubsidi tersebut tidak masuk dalam kesimpulan rapat," tegas Mulyanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/4).


Saat ini, yang penting diperjuangkan Kementerian ESDM adalah membuat masyarakat tenang dengan menjalankan butir-butir kesimpulan hasil rapat kerja dengan Komisi VII, salah satunya kesepakatan untuk menambah kuota Solar, Pertalite, dan minyak tanah melalui revisi APBN 2022.

Khusus untuk perubahan kuota Solar dan minyak tanah, yang merupakan bahan bakar subsidi pemerintah, maka perlu pembahasan lanjut antara pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Penambahan kuota BBM bersubsidi ini, kata Mulyanto, adalah langkah penting agar geliat pertumbuhan ekonomi di ujung pandemi Covid-19 dan gejolak harga migas bisa tertangani.

"Harapannya perubahan-perubahan tersebut tidak berdampak negatif bagi masyarakat, karena ketersediaan BBM dalam keadaan cukup, aman dan terkendali," tegas Mulyanto.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya