Berita

Demonstran warga Afghanistan yang menimpuki gedung kedubes Iran di Herat, Senin (11/4)/Net

Dunia

Protes Kedubesnya Diserang, Iran Panggil Perwakilan Diplomatik Afghanistan Ke Teheran

RABU, 13 APRIL 2022 | 18:29 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Iran memanggil Perwakilan Diplomatik Afghanistan ke Teheran, mereka komplain atas pengunjuk rasa yang melemparkan batu ke agen dan misi diplomatik Iran di Kabul dan Herat.

Dikatakan protes tersebut dipicu oleh video yang diposting di Twitter dalam beberapa hari terakhir, menunjukkan pengungsi muda Afghanistan di Iran dilecehkan dan dipermalukan oleh orang Iran.

Pejabat Iran pada Selasa (12/4) membantah ada perlakuan buruk terhadap pengungsi Afghanistan di Iran, televisi pemerintah melaporkan.


"Charge d'affaires Afghanistan di Teheran dipanggil sebagai protes atas serangan terhadap kedutaan besar Iran di Kabul dan Konsulat Iran di Herat di Afghanistan pada Senin," lapor TV pemerintah, dikutip dari Reuters.

Rekaman di media sosial, yang tidak dapat diverifikasi apakah itu fakta oleh Reuters, menunjukkan sekelompok kecil pengunjuk rasa Afghanistan yang melemparkan batu ke kedutaan besar Iran di Kabul dan di kota Herat, Afghanistan barat pada Senin (11/4).

Kedutaan Iran di Afghanistan, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa, mengatakan bahwa Taliban, yang memerintah Afghanistan, bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan diplomat Teheran dan mengatakan akan menghentikan layanan konsuler di negara tetangga sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Namun kemudian Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh di hari yang sama membantah pernyataan kedutaannya sendiri.

"Semua misi Republik Islam Iran di Afghanistan terbuka dan terus beroperasi", ujarnya kepada ISNA, Selasa (12/4).

Menurut data Kementrian Luar Negeri Iran, Lebih dari lima juta warga Afghanistan, baik yang didokumentasikan maupun tidak, kini bertempat tinggal di Iran.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya