Berita

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei/Net

Dunia

Ayatollah Ali Khamenei: Masa Depan Iran Tak Boleh Bergantung Pada Negosiasi JCPOA

RABU, 13 APRIL 2022 | 15:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Masa depan Iran tidak bergantung pada berhasil atau gagalnya negosiasi dengan kekuatan dunia untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) 2015.

Begitu yang dikatakan oleh pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei ketika bertemu dengan para pejabat senior pemerintah pada Selasa (12/4).

"Jangan menunggu negosiasi nuklir dalam perencanaan negara dan bergerak maju. Jangan biarkan pekerjaan Anda tertanggu apakah negoasiasi mencapai hasil positif, semi positif, atau negatif," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Khamenei merupakan pemimpin tertinggi yang memiliki keputusan akhir terkait semua masalah negara, termasuk program nuklir Iran.

Komentar Khamenei sendiri muncul di tengah mendeknya proses negosiasi yang sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir, di mana Iran dan AS menjadi pihak utama.

Kedua negara saling menyalahkan karena kurangnya "kemauan politik" untuk menyelesaikan masalah yang tersisa.

"Amerika Serikat melanggar janjinya (dengan keluar dari kesepakatan) dan sekarang mereka telah mencapai jalan buntu sementara Iran tidak berada dalam situasi seperti itu," kata Khamenei.

Khamenei menegaskan, negosiator Iran harus terus menolak tuntutan berlebihan dari AS.

Beberapa masalah yang belum bisa diatasi dalam proses negosiasi termasuk apakah Washington akan menghapus Korps Pengawal Revolusi (IRGC) elit Iran dari daftar Organisasi Teroris Asing (FTO) AS.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya