Berita

Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno/Net

Politik

Selain Pengeroyok Ade Armando Diusut, Sekjen PAN juga Minta Penista Agama Ikut Ditindak

RABU, 13 APRIL 2022 | 14:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) mengutuk keras kekerasan yang menimpa pegiat media sosial (medsos) Ade Armando saat demo mahasiswa 11 April 2022 di depan Gedung DPR RI.

Untuk itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno, berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas pelaku penganiayaan terhadap Dosen Universitas Indonesia yang juga disebut-sebut sebagai buzzer pemerintah itu.  

"Saya mendukung pengusutan dan tindakan hukum kepada pelaku kekerasan terhadap AA (Ade Armando)," kata Eddy Soeparno kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Rabu (13/4).


Namun begitu, Eddy Soeparno juga sangat berharap, aparat hukum tidak tebang pilih terhadap pihak-pihak yang telah melakukan penghinaan terhadap agama dan para ulama. Tak terkecuali Ade Armando yang berkali-kali lolos dari jeratan hukum.

"Tapi saya juga mendukung tindakan hukum yang tegas kepada mereka yang menistakan agama dan ulama, termasuk AA," tuturnya.

Lebih lanjut, Eddy Soeparno menyayangkan, pernyataannya tersebut belakangan menjadi buah bibir netizen lantaran digoreng buzzer. Padahal, ia hanya ingin menyuarakan hal yang objektif dan berimbang.

"Banyak buzzer yang sudah membully saya kayaknya," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya