Berita

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, saat bertemu mahasiswa UI/Net

Politik

Mahasiswa Disarankan Tantang Luhut Debat Terbuka Soal Big Data, Nanti Publik yang Menilai

RABU, 13 APRIL 2022 | 12:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, harusnya bisa bersikap fair dan berani membuktikan klaim big data, bahwa mayoritas masyarakat ingin Pemilu 2024 ditunda.

Oleh karena itu, kritik dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) pada Selasa kemarin (12/4) harusnya dijawab dengan tegas dan jelas oleh Luhut.

"Pejabat publik siapapun dia, termasuk Luhut, mesti menjawab dan membuktikan big data yang dia ucapkan. Jika tak bisa menjawab dan membuktikannya, maka sejarah akan mencatat bahwa Luhut akan dinilai oleh rakyat telah berbohong," kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Rabu siang (13/4).


Menurut Ujang, agar terjadi perdebatan ilmiah, Luhut mestinya membuka dan mengeluarkan klaim big data itu. Sehingga, dia bisa adu data dengan mahasiswa UI yang meminta penjelasan atas klaim big data Luhut tersebut.

"Atau biar lebih fair dan terjadi dialektika yang sehat, mahasiswa ajak saja Luhut debat terbuka. Nanti kelihatan siapa yang benar dan siapa yang salah dan cuma mengklaim," pungkasnya.

Sejumlah mahasiswa UI melakukan demo saat Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kuliah umum di kampus mereka, Selasa (12/4). Saat ditanya mahasiswa soal big data yang diklaim menjadi bukti keinginan masyarakat untuk menunda Pemilu 2024, Luhut enggan membeberkannya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya