Berita

Jaringan Aktivis Pergerakan (Jakper)/Net

Politik

Hanya Buang Energi, Jakper Minta Diskursus Penundaan Pemilu dan Jabatan Presiden Tiga Periode Disudahi

RABU, 13 APRIL 2022 | 05:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden seharusnya sudah berakhir setelah Presiden Joko Widodo menyatakan sikap bahwa pemilu digelar 14 Februari sesuai kesepakatan DPR RI, pemerintah dan pihak terkait sebagai penyelenggara.

Jurubicara Jaringan Aktivis Pergerakan (Jakper) Ahmad Rouf Qusyairi mengatakan, patut disayangkan hingga kini masih saja ada orang yang memainkan wacana tersebut.

Bahkan, Rouf menyebut ada penumpang gelap yang ingin mencari untung dengan terus memanaskan wacana itu. Termasuk juga, melalui aksi unjuk rasa yang baru-baru ini dilakukan elemen mahasiswa.


"Aksi-aksi demontrasi menolak penundaan pemilu atau jabatan presiden tiga periode sangat rentan ditunggangi oleh kelompok politik tertentu, sehingga mereka mendapatkan keuntungan secara politik guna memperebutkan kekuasaan pada Pemilu 2024," ujar Rouf dalam keterangannya.

Dikatakan Rouf, narasi politik yang bangun oleh kelompok yang menolak wacana dan isu penundaan pemilu atau jabatan presiden tiga periode cenderung mengandung unsur kebohongan karena tidak mencerminkan realitas yang sebenranya.

"Di mana pemerintah sudah tegas menetapkan pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 dan pilkada di bulan September 2024," katanya.

Dia pun meminta kepada semua kalangan agar menghentikan wacana dan diskursus tentang penundaan pemilu atau jabatan presiden tiga periode.

"Karena hal tersebut sudah tidak faktual dan aktual serta menghabiskan energi kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya