Berita

Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi urusan BUMN dan Perdagangan, Andre Rosiade/Net

Politik

Atasi Lonjakan Impor Baja, Andre Rosiade Desak Komisi VI Panggil Mendag dan Menperin

SELASA, 12 APRIL 2022 | 13:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Beleid Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) 32/2019 dan Permenperin 35/2019 yang meniadakan peraturan teknis dalam rekomendasi impor, diduga kuat jadi penyebab volume impor baja tahun 2021 mengalami kenaikan tajam.

Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi urusan BUMN dan Perdagangan, Andre Rosiade mengurai bahwa Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terjadi kenaikan impor baja sebesar 23 persen di tahun 2021. Dari semula 3,9 juta ton pada 2020, menjadi 4,8 juta ton di tahun 2021.

Dia menduga penyebab lonjakan impor itu berpangkal dari dua peraturan dari Menteri Perindustrian.


“Dalam Permenperin 35, salah satu poin krusial adalah soal hilangnya Standar Nasional Indonesia (SNI) produk impor. Padahal kita tahu bahwa implementasi SNI wajib dilakukan dari hulu ke hilir," tegas Andre kepada wartawan, Selasa (12/4).

Pernyataan serupa disampaikan Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat itu dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI dengan Dirut Krakatau Steel di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/4).

Baginya, industri baja nasional sebagai mother of industry wajib diperkuat dengan menekan laju impor yang selama berapa tahun belakangan dilakukan secara brutal. Untuk itu, Andre mendesak Komisi VI untuk bisa mengagendakan rapat kerja dengan Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian untuk menyelesaikan semrawut impor baja.
 
“Terutama, terkait dengan Permenperin 32 dan 35 Tahun 2019 dan soal bea masuk anti dumping,” sambungnya.

Sedangkan untuk Krakatau Steel, Andre menyoroti proyek blast furnace yang diinisiasi sejak 2008, namun kini mangkrak. Andre menyayangkan proyek yang telah menghabiskan investasi sebesar 850 juta dolar AS atau sekitar Rp12 triliun ini harus jalan di tempat.
 
“Saya pikir Krakatau Steel harus segera mencari solusi agar proyek ini bisa berjalan kembali,” pesannya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya