Berita

Direktur Eksekutif Voxpol Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Mafia Mulai Gerah, Panja Vaksin Komisi IX Diminta Fokus Kawal Vaksin Halal

SENIN, 11 APRIL 2022 | 21:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Panitia Kerja Pengawasan Vaksin Komisi IX DPR RI diminta tetap kompak dan fokus dalam bekerja menuntaskan permasalahan vaksinasi sampai diadakannya vaksin halal dan vaksin buatan dalam negeri oleh pemerintah.

Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago turut meminta anggota Panja tidak terpengaruh dengan ulah oknum anggota dewan yang tertangkap tengah menonton video porno saat rapat Panja, yang saat ini tengah menjadi perhatian Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Menurutnya, ulah oknum tidak bisa menjadi penilaian moral keseluruhan anggota DPR RI.

"Video itu disebar sebagai perang psikis kepada anggota panja, agar tidak menekan para pihak yang sudah tidak on the track terkait isu vaksin kadaluarsa, vaksin dalam negeri, dan vaksin halal," kata Direktur Eksekutif Voxpol Research and Consulting ini dalam kepada wartawan, Senin (11/4).


Selain itu, Pangi menduga para pihak yang berkepentingan ini merasa terganggu bisnisnya. Sehingga diduga ada mafia vaksin, yang ingin menyerang moral anggota Panja Vaksin.

"Beberapa dalam sidang Panja Vaksin sudah terlihat bagaimana Kemenkes, BPOM, Kemenlu, Kemenkeu dan Biofarma terlihat lemah, asal-asalan, cenderung koruptif dan ada potensi kerugian negara. Ada upaya pertahankan vaksin dari luar sehingga sama sekali tidak memperhatikan vaksin dalam negeri dan faktor kehalalan," tegasnya.

Sehingga, kata Pangi, ulah oknum tak bisa menjadi parameter mengukur moral anggota Panja secara keseluruhan. "Biarkan oknum tersebut ditindak oleh MKD, dan anggota Panja Pengawasan Vaksin yang lain tetap bekerja dan fokus terhadap permasalahan vaksinasi di tanah air," tandasnya.

Sebagaimana telah beredar video amatir yang merekam seorang anggota DPR RI tengah menonton video porno di ponselnya, viral di media-media sosial. Anggota DPR itu melakukan aksi tak senonoh saat mengikuti sidang Panitia Kerja Vaksin Covid-19 dan terdengar suara anggota DPR sedang membahas tentang vaksin.

Permasalahan vaksinasi saat ini tengah menjadi sorotan Panja, di mana program vaksinasi lanjutan (booster) yang dilakukan pemerintah tidak satupun vaksin yang disediakan mendapatkan fatwa halal MUI, meskipun vaksin tersebut telah tersedia.

Selain itu permasalahan vaksinasi lainnya yakni akan digunakannya vaksin yang telah kadaluarsa untuk disuntikan ke dalam tubuh masyarakat, dimana menurut sebagian besar anggota Panja hal itu sangat berbahaya bagi rakyat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya