Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky /Net

Dunia

Zelensky Desak Korsel Kirim Senjata, Tidak Hanya Bantuan Medis

SENIN, 11 APRIL 2022 | 21:19 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mendesak Korea Selatan untuk memasok negaranya yang dilanda perang dengan perangkat militer termasuk persenjataan anti-udara untuk membantu menyelamatkan nyawa warga Ukraina dan menghentikan Rusia dari menyerang negara lain.

“Ukraina membutuhkan pesawat, tank, dan perangkat keras militer lainnya,” ujar Zelensky dalam pidato video berdurasi 15 menit kepada anggota parlemen Korea Selatan, dikutip dari South Morning China Post Senin (11/4).

“Korea Selatan memiliki berbagai senjata yang diperlukan untuk melindungi kami dari tank, kapal, dan rudal Rusia,” tambahnya.


Setidaknya hingga saat ini, Korsel telah memberi Ukraina bantuan sekitar 1 miliar won, dengan bentuk pasokan militer non-lethal, seperti helm anti-peluru, selimut, dan barang-barang medis.

Zelensky mengatakan Seoul dapat berbuat lebih banyak. Ia menambahkan bahwa Rusia tidak akan pernah menghentikan perang secara sukarela meskipun ada sanksi internasional.

“Moskow, jika dibiarkan, akan menyebarkan kematian dan kemiskinan di seluruh dunia,” tegas Zelensky.

Seperti yang dia lakukan dalam pidatonya di negara asing lainnya, Zelensky memainkan sejarah nasional Korea Selatan.

Ia mengingatkan Korsel bagaimana komunitas internasional membantu mereka untuk berhasil menangkis serangan dari komunis Utara selama Perang Korea 1950-53.

Sebelumnya, seorang pejabat kementerian pertahanan Korsel mengatakan negara itu telah menolak permintaan Ukraina untuk persenjataan anti-pesawat, karena Korsel memiliki prinsip untuk tidak menyediakan perangkat keras yang mematikan.

Pejabat yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan permintaan itu dibuat ketika Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksiy Reznikov menelepon timpalannya dari Korea Selatan, Suh Wook pada Jumat.

“Menteri pertahanan Ukraina meminta senjata untuk pertahanan udara dan Menteri Suh dengan sopan mengulangi sikap prinsip pemerintah Korea Selatan bahwa bantuannya terbatas pada bahan yang tidak mematikan,” ujar Kementrian Pertahanan Korsel.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya