Berita

Ade Armando babak belur dihajar massa aksi di depan Gedung DPR RI/RMOL

Publika

Ade Armando Diselamatkan Massa Aksi, Pelakunya Diduga Ingin Jokowi 3 Periode

OLEH: ACHMAD NUR HIDAYAT*
SENIN, 11 APRIL 2022 | 20:56 WIB

DALAM situasi demokrasi yang sedang memanas dengan bergeraknya Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah tanpa diduga terjadi hal yang memprihatinkan yang menimpa saudara Ade Armando.

Belum diketahui bagaimana kronologis dan penyebab pastinya atas kejadian yang menimpa Ade Armando.

Walaupun bagaimanapun tindakan kekerasan kepada Ade Armando tidak dapat dibenarkan. Ini adalah tindakan kriminal.


Diketahui bahwa Ade Armando menemui para peserta demo di depan gedung DPR sebagai bentuk dukungan atas aspirasi yang disampaikan Mahasiswa yang menolak penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

Saudara Ade Armando dalam hal ini adalah bagian dari massa aksi yang menentang untuk Jokowi 3 Periode atau Pemilu dipercepat.

Jika dilihat dari aktivitasnya yang pro pemerintah dan sering menyampaikan statement-statement yang kontroversial tentunya kehadirannya di situasi demo tersebut sangat berisiko.

Tapi apapun kontroversi yang beliau timbulkan tetap saja bahwa tindakkan terhadap ade armando ini tidak bisa dibenarkan dan tidak manusiawi.

Jika dilihat dari video dimana Ade Armando diselamatkan oleh masa demonstran, sehingga Ade Armando bisa selamat dari tindakan kekerasan lebih lanjut. Dan masa tersebut juga yang melaporkan kepada polisi.

Dikhawatirkan ada sekelompok orang yang diduga ingin menodai aksi demonstrasi sehingga memberikan alasan bagi aparat untuk bertindak represif kepada masa dan membuat situasi demontrasi ini menjadi chaos dan menimbulkan banyak korban.

Diduga ini sengaja di desain untuk mencemari aksi demonstrasi.

*Penulis adalah Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya