Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Shanghai Longgarkan Pembatasan, Buat Tiga Kategori di Setiap Distrik

SENIN, 11 APRIL 2022 | 14:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah berpekan-pekan memberlakukan penguncian ketat, Shanghai akhirnya mengumumkan akan mulai melonggarkan pembatasan di beberapa daerah mulai Senin (12/4).

Pejabat kota, Gu Honghui mengatakan, Shanghai telah mengkategorisasi setiap unit perumahan ke dalam tiga kategori. Dengan begitu pembatasan akan diberlakukan berbeda di setiap kategori.

"Setiap distrik akan mengumumkan nama-nama spesifik dari kelompok pertama (komunitas) yang dibagi menjadi tiga jenis, dan tiga daftar berikutnya akan diumumkan pada waktu yang tepat," ujarnya dalam konferensi pers, seperti yang dikutip Reuters.


Gu mengatakan Shanghai telah membagi kota itu menjadi 7.624 area yang masih ditutup, sekelompok 2.460 sekarang tunduk pada "kontrol" setelah seminggu tidak ada infeksi baru, dan 7.565 "area pencegahan" yang akan dibuka setelah dua minggu tanpa infeksi baru.

Mereka yang tinggal di "daerah pencegahan", meskipun dapat bergerak di sekitar lingkungan mereka, harus mematuhi jarak sosial dan dapat menutup diri lagi jika ada infeksi baru.

Gu menegaskan, Shanghai akan memberlakukan aturan dinamis dan berjanji untuk meminimalkan dampak pembatasan.

“Kami juga berharap seluruh warga dan teman-teman tetap mendukung dan bekerjasama,” ujarnya.

Pengumuman tersebut menjadi napas lega bagi sebagian dari 25 juta penduduk Shanghai yang telah berjuang selama tiga pekan terakhir menghadapi penguncian ketat.

Salah satu distrik pertama yang merilis daftarnya adalah Jinshan barat daya, yang memposting nama-nama daerah pemukiman yang masih dalam kategori berisiko tinggi dan menengah.

Meski begitu, beberapa mengkritik langkah itu lantaran dinilai berisiko mengingat infeksi di Shanghai masih mencapai 25 ribu kasus sehari.

Pada Minggu, Shanghai melaporkan 25.173 infeksi tanpa gejala, naik dari 23.937 pada hari sebelumnya, meskipun kasus bergejala turun menjadi 914 dari 1.006.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya