Berita

Kondisi Mariupol, Ukraina/Net

Dunia

Setelah Bucha, Warga Bashtanka di Mykolaiv Ukraina Beberkan Serangan Pasukan Rusia

SENIN, 11 APRIL 2022 | 11:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Penampakan mengerikan dan memilukan terlihat di berbagai wilayah di Ukraina yang menjadi zona pertempuran denagn Ukraina. Setelah Kharkiv, Kherson, Bucha, Mariupol, Chernihiv, dan Odesa, muncul berbagai foto yang menampilkan kehancuran di Kota Bashtanka, Oblast Mykolaiv.

Menurut laporan India Today, pasukan Rusia telah memasuki Bashtanka pada 1 April. Mereka membawa tank dan diduga membunuh dan menembak tanpa pandang bulu di wilayah tersebut, membakar toko-toko di sana.

Pasukan Rusia bahkan menyerang empat apotek di pasar dan berpatroli di kota sebelum mereka diusir oleh pasukan Ukraina.


"Kami sangat ketakutan dan tinggal di dalam rumah. Kami diberitahu bahwa 'Anda telah dikunci di dalam'. Beberapa waktu kemudian, kami pergi ke luar dan hanya melihat satu tank yang terus-menerus menargetkan toko-toko kimia,"  ujar seorang pemilik toko roti di daerah itu, Yuri.

Bahkan saat pertempuran antara pasukan Rusia dan Ukraina berlanjut di pinggiran kota, visual dari desa lain di Mykolaiv menunjukkan rumah-rumah menjadi puing-puing.

"Kami mendengar ledakan besar, kami pergi ke bawah tanah untuk menunggu. Setelah kami (melangkah keluar untuk) memeriksa apa yang terjadi, kami melihat jendela pecah, begitu banyak kerusakan. Semua pohon hancur, empat-lima rumah hancur. Kami melihat seseorang menembak dengan senapan mesin," ungkap seorang warga.

Selain desa, gedung administrasi pemerintah Ukraina di wilayah Mykolaiv juga diserang oleh rudal Rusia. Bangunan itu roboh dari tengah oleh dampak pengeboman, kabel dan kabel tergantung dari jendela dan semua puing-puing didorong ke samping di tanah.

"Roket itu menghancurkan gedung kami, enam orang tewas dan lebih banyak orang dirawat di rumah sakit. Ini perang Putin. Mereka membom warga sipil, setiap saat, setiap hari di negara kita," ujar humas Mykolaiv, Dmytri Pelantechuk.

Hampir 36 orang kehilangan nyawa dan banyak lainnya terluka dalam serangan udara yang diluncurkan oleh pasukan Rusia di gedung administrasi di Mykolaiv.

Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai "operasi militer khusus" ke Ukraina pada 24 Februari. Saat perang memasuki bulan kedua, pasukan Rusia mengintensifkan serangan mereka ke Ukraina, menghancurkan daerah pemukiman dan gedung administrasi di beberapa kota di negara itu.

Mariupol dan Bucha telah melihat beberapa kehancuran terburuk sejak Rusia menginvasi Ukraina bulan lalu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya