Berita

Situasi di gedung DPR jelang aksi dari BEM SI/RMOL

Politik

Belum Ada Mahasiswa dan Kawat Berduri, Baru Wartawan yang Berkumpul di Depan Gedung DPR

SENIN, 11 APRIL 2022 | 11:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tanda-tanda aksi demonstrasi ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, belum tampak.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di depan pintu gerbang utama Gedung DPR RI sekira pukul 11.00 WIB, belum ada mahasiswa yang akan berdemo.

Belum ada juga pengamanan khusus di sekitaran gedung DPR RI. Tidak ada kawat beduri dan aparat kepolisian yang tampak berjaga-jaga.


Sementara Jalan Jenderal Gatot Subroto masih terpantau ramai lancar tanpa ada hambatan. Di depan gedung DPR hanya tampak sekumpulan wartawan yang tengah mempersiapkan diri meliput aksi dari BEM SI.

Koordinator Media BEM SI 2022 Luthfi Yufrizal sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya tidak akan berdemonstrasi Istana Negara. Titik demo dipindah ke gedung DPR RI.

"Kita aksi hari ini di Gedung DPR RI jam 10.00 WIB, estimasi massa 1000 orang," kata Luthfi kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/4).

Luthfi menambahkan, massa aksi akan diramaikan oleh mahasiswa sejumlah kampus dari berbagai daerah yang datang ke Jakarta.

"Dari Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Tengah (Jateng), DIY dan NTB," katanya.

Dalam aksinya nanti, BEM SI membawa 4 tuntutan untuk wakil rakyat. Pertama, mendesak dan menuntut wakil rakyat agar mendengarkan dan menyampaikan aspirasi rakyat, bukan aspirasi partai.

Kedua, mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menjemput aspirasi rakyat sebagaimana aksi massa yang telah dilakukan dari berbagai daerah dari tanggal 28 Maret 2022 sampai 11 April 2022.

Ketiga, mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk tidak mengkhianati konstitusi negara dengan melakukan amandemen, bersikap tegas menolak penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode.

Keempat, mendesak dan menuntut wakil rakyat untuk menyampaikan kajian disertai 18 tuntutan mahasiswa kepada presiden yang sampai saat ini belum terjawab.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya