Berita

Unjuk rasa menolak pemerintahan Presiden Kais Saied di Tunisia pada 10 April 2022/Reuters

Dunia

Tunisia Bergejolak, Warga Tolak Kediktatoran Presiden Kais Saied

SENIN, 11 APRIL 2022 | 10:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ibukota Tunisia, Tunis, dibanjiri oleh warga yang berunjuk rasa menolak Presiden Kais Saied yang dianggap diktator dan berusaha memaksakan aturannya sendiri.

Sembari membawa bendera Tunisia, warga meneriakkan berbagai slogan pada Minggu (10/4), seperti yang dilaporkan Reuters.

"Kami menghadapi kediktatoran yang gagal, membawa negara ke bencana ekonomi. Kami akan terus memprotes di jalan-jalan sampai kudeta dipaksa untuk membalikkan keputusannya," ujar seorang aktivis bernama Chaima Issa.


Bukan hanya warga, sejumlah anggota parlemen juga ikut berpartisipasi dalam aksi protes tersebut. Sementara polisi anti huru hara berjaga.

"Kami akan terus melawan kudeta dan kami tidak akan mundur. Kami tidak akan menerima kediktatoran ini," kata salah satu dari dua wakil ketua parlemen, Samira Chaouchi.

Krisis politik di Tunisia meningkat bulan lalu ketika lebih dari separuh anggota parlemen mengadakan sesi online untuk mencabut keputusan Saied membubarkan parlemen.

Setelah sesi, polisi anti-terorisme memanggil tokoh oposisi utama Rached Ghannouchi dan anggota parlemen lainnya untuk ditanyai, yang memicu kritik dari luar negeri maupun di dalam negeri.

Ghannouchi merupakan ketua parlemen dan ketua partai Islamis Ennahda. Ia mengatakan sesi virtual lainnya akan diadakan.

Saied, mengambil alih kekuasaan eksekutif pada pertengahan tahun lalu dan telah memerintah dengan dekrit, yang digambarkan lawan-lawannya sebagai kudeta.

Dia telah menolak tuduhan lawan-lawannya dan mengatakan dia akan mengadakan pembicaraan tentang reformasi politik.

Saied mengatakan dia akan membentuk komite untuk menulis ulang konstitusi, memasukkannya ke dalam referendum pada Juli dan kemudian mengadakan pemilihan parlemen pada Desember.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya