Berita

Sistem rudal anti-pesawat buatan China, HQ-22/Net

Dunia

China Diam-diam Kirim Rudal Anti-Pesawat HQ-22 ke Serbia

SENIN, 11 APRIL 2022 | 08:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dikenal sebagai sekutu dekat Rusia, Serbia dilaporkan telah mendapatkan sistem rudal anti-pesawat canggih dari China dalam operasi rahasia pada akhir pekan kemarin.

Dari laporan Associated Press, enam pesawat angkut milik Angkatan Udara China, Y-20, mendarat di Bandara Nikola Tesla, Beograd pada Sabtu pagi (9/4).

Pakar militer menyebut pesawat tersebut membawa sistem rudal darat-ke-udara HQ-22 untuk militer Serbia.


Pengiriman senjata juga melewati dua negara anggota NATO, yaitu Turki dan Bulgaria.

“Penampilan Y-20 mengangkat alis karena mereka terbang secara massal sebagai lawan dari serangkaian penerbangan pesawat tunggal. Kehadiran Y-20 di Eropa dalam jumlah berapa pun juga masih merupakan perkembangan yang cukup baru,” tulis majalah online The Warzone.

Analis militer Serbia Aleksandar Radic mengatakan China melakukan demonstrasi kekuatan.

Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengonfirmasi pengiriman senjata tersebut. Ia mengatakan itu merupakan paket bersenjataan yang disepakati pada 2019.

Dia sebelumnya mengeluh bahwa negara-negara NATO, yang mewakili sebagian besar tetangga Serbia, menolak untuk mengizinkan penerbangan pengiriman sistem di atas wilayah mereka di tengah ketegangan atas agresi Rusia di Ukraina.

Meskipun Serbia telah memilih mendukung resolusi PBB yang mengutuk serangan berdarah Rusia di Ukraina, Serbia telah menolak untuk bergabung dengan sanksi internasional terhadap sekutunya di Moskow atau langsung mengkritik kekejaman yang dilakukan oleh pasukan Rusia di sana.

Pada tahun 2020, pejabat AS memperingatkan Beograd terhadap pembelian sistem anti-pesawat HQ-22, yang versi ekspornya dikenal sebagai FK-3.

Mereka mengatakan bahwa jika Serbia benar-benar ingin bergabung dengan Uni Eropa dan aliansi Barat lainnya, ia harus menyelaraskan peralatan militernya dengan standar Barat.

Sistem rudal China telah banyak dibandingkan dengan Patriot Amerika dan sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 Rusia, meskipun memiliki jangkauan yang lebih pendek daripada S-300 yang lebih canggih.

Dengan pengiriman ini, Serbia akan menjadi operator pertama rudal China di Eropa.

Ada kekhawatiran di Barat bahwa mempersenjatai Serbia oleh Rusia dan China dapat mendorong negara Balkan itu ke arah perang lain, terutama melawan bekas provinsi Kosovo yang memproklamasikan kemerdekaan pada 2008.

Serbia, Rusia, dan China tidak mengakui kenegaraan Kosovo, sementara Amerika Serikat dan sebagian besar negara Barat melakukannya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya