Berita

Pengungsi warga ukraina /Net

Dunia

UNHCR Tetapkan 4,5 Juta Warga Ukraina Telah Melarikan Diri, Sebagian Besar ke Polandia

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 20:17 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Badan pengungsi PBB (UNHCR) mengatakan jumlah orang yang telah meninggalkan Ukraina sejak awal perang telah mencapai 4,5 juta.

Pada Minggu (10/4), portal online Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi tentang jumlah pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina sejak 24 Februari menjadikan total sekitar 4,504 juta.

Sekitar 2,6 juta dari mereka melarikan diri ke Polandia dan lebih dari 686.000 ke Rumania.


Di antara mereka yang melarikan diri dari Ukraina juga merupakan warga negara Ukraina dengan kewarganegaraan ganda.

Selain itu, ada juga 113 ribu warga yang pindah ke Federasi Rusia dari wilayah Donetsk dan Luhansk antara 21 dan 23 Februari.

Namun, UNHCR mengatakan bahwa hanya ada sedikit kontrol perbatasan di Uni Eropa, dan mereka percaya sejumlah besar orang telah pindah dari negara pertama mereka tiba.

UNHCR telah menyebut eksodus itu sebagai krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia II.

Dikatakan di website data UNHCR, eskalasi konflik di Ukraina telah menyebabkan korban sipil dan penghancuran infrastruktur sipil, memaksa orang untuk meninggalkan rumah mereka mencari keselamatan, perlindungan dan bantuan di negeri tetangga Eropa-nya.

Dalam lima minggu pertama, lebih dari empat juta pengungsi dari Ukraina melintasi perbatasan ke negara-negara tetangga, dan banyak lagi yang terpaksa pindah ke dalam negeri.

“Mereka membutuhkan perlindungan dan dukungan. Mengingat keadaan darurat dan skala kebutuhan kemanusiaan pengungsi dari Ukraina, tanggapan pengungsi regional antar-lembaga sedang dilakukan, untuk mendukung upaya negara-negara penerima pengungsi,” ujar UNHCR dalam webnya, dikutip pada Minggu (10/4).

“Rencana Tanggap Pengungsi Regional menyatukan PBB, LSM dan mitra terkait lainnya dan berfokus pada mendukung pemerintah negara tuan rumah untuk memastikan akses yang aman ke wilayah bagi pengungsi dan warga negara yang melarikan diri dari Ukraina, sesuai dengan standar internasional,” tambah mereka.

Rencana Tanggapan itu juga memprioritaskan penyediaan layanan perlindungan kritis dan bantuan kemanusiaan, karena perpindahan dan kebutuhan terus tumbuh secara eksponensial.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya